Kamis, 29 Januari 2026

 


Langkat | Bandar Meriah  News-  Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri secara langsung pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Langkat ke-XVI Tahun 2026 yang digelar di Taman Mini Wisata Langkat, Kecamatan Selesai, Rabu (29/01/2026).

Musda DPD KNPI Kabupaten Langkat Tahun 2026 mengusung tema “Bertanjak Lestari Adat, Bersila Kita Bermufakat, Beranjak Benahi Adab” yang mencerminkan komitmen pemuda dalam menjaga nilai adat dan budaya, menjunjung tinggi musyawarah, serta memperkuat adab dan etika kepemimpinan demi kemajuan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD KNPI Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris KNPI Sumut Muhammad Tarmizi, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, SE, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, Wakapolres Kota Binjai Kompol Sofyan Nasution, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, Ketua DPD KNPI Langkat periode 2022–2025 Rizky Yunanda Sitepu, unsur Forkopimda, pengurus KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporan Ketua Panitia disampaikan bahwa Musda dilaksanakan untuk memilih dan menetapkan Ketua DPD KNPI Kabupaten Langkat periode 2026–2029. 

Dua kandidat yang akan mengikuti kontestasi tersebut yakni M.A. Bahrum dan Ardiansyah Putra. 

Panitia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat atas dukungan penuh sehingga pelaksanaan Musda dapat berjalan dengan baik, serta berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar hingga selesai tanpa menimbulkan perselisihan.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Langkat periode 2022–2025 Rizky Yunanda Sitepu dalam sambutannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persatuan selama proses Musda. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersaing secara sehat demi masa depan KNPI dan pemuda Langkat.

“KNPI harus menjadi mitra terbaik bagi Kabupaten Langkat, bukan malah menimbulkan perpecahan. 

Siapapun yang terpilih nantinya merupakan pilihan pemuda Kabupaten Langkat dan harus kita dukung bersama,” tegasnya.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dalam sambutannya menyambut baik terselenggaranya Musda tersebut sebagai bukti bahwa semangat demokrasi tetap hidup di kalangan pemuda Kabupaten Langkat. Ia menegaskan bahwa KNPI merupakan organisasi besar yang menjadi wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan dan mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan potensi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“KNPI adalah mitra kuat pemerintah dalam mendorong peran pemuda sebagai agen perubahan. 

Saya berharap Musda ini berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan terbaik demi kebaikan pemuda dan Kabupaten Langkat,” ujarnya.

Bupati juga berharap Musda KNPI Kabupaten Langkat dapat menjadi contoh bagi daerah lain, dengan dinamika demokrasi yang kuat namun tetap kondusif.

“Siapapun yang terpilih nanti, rangkullah seluruh elemen pemuda tanpa terkecuali dan jadilah kebanggaan pemuda Langkat,” tambahnya.

Arahan dan bimbingan juga disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris KNPI Sumut Muhammad Tarmizi, sekaligus secara resmi membuka Musda DPD KNPI Kabupaten Langkat ke-XVI. 

Ia menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi KNPI untuk menentukan arah dan gerak organisasi ke depan.

“Melalui Musda ini, KNPI Kabupaten Langkat harus mampu menentukan langkah yang tepat dan menjadi bagian dari gerakan besar dalam mendukung Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Diketahui, jumlah total peserta pemilih dalam Musda ini sebanyak 62 orang, yang terdiri dari 22 suara perwakilan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) KNPI, 37 suara organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Langkat, serta masing-masing satu suara dari unsur DPD KNPI Kabupaten Langkat, DPD KNPI Sumatera Utara, dan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Langkat. Selain itu, terdapat unsur peninjau yang turut hadir namun tidak memiliki hak suara.

Melalui Musda DPD KNPI Kabupaten Langkat ke-XVI ini, diharapkan dapat lahir kepemimpinan pemuda yang solid, inklusif, dan visioner, serta mampu memainkan peran strategis dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Langkat di masa mendatang.(ros)


 Langkat | Bandar Meriah  News -  Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin rapat koordinasi (rakor) penertiban dan pembenahan Pasar Pangkalan Brandan yang digelar di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (29/01/2026). 

Rakor ini dilaksanakan sebagai langkah tegas Pemerintah Kabupaten Langkat dalam menata aktivitas perdagangan agar lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat.

Dalam rakor tersebut dibahas kondisi terkini Pasar Pangkalan Brandan yang berada di Kecamatan Babalan dan Kecamatan Sei Lepan, di mana masih banyak pedagang yang berjualan di luar area pasar dan memanfaatkan bahu jalan. 

Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani melalui penertiban sekaligus relokasi pedagang ke lokasi yang telah disediakan.

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat akan melakukan relokasi terhadap para pedagang sesuai dengan wilayah dan jenis aktivitas usahanya. Untuk pedagang buah dan stiker yang berada di Kecamatan Sei Lepan, sebanyak kurang lebih 50 pedagang akan direlokasi ke Terminal Brandan. 

Sementara itu, pedagang Pasar Pangkalan Brandan di Kecamatan Babalan yang berjumlah sekitar 111 pedagang akan direlokasi kembali ke dalam area pasar lama agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan.

Guna mendukung langkah tersebut, Bupati Langkat memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat untuk segera menerbitkan surat resmi terkait pembenahan dan penataan Pasar Pangkalan Brandan sebagai dasar pelaksanaan relokasi pedagang. 

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat untuk melakukan pembersihan dan penataan lokasi relokasi menggunakan alat berat, dengan target penyelesaian paling lama empat hari.

Bupati Langkat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan ini. Ia meminta kerja sama penuh dari camat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PUPR, Satuan Polisi Pamong Praja, serta seluruh instansi terkait agar penataan Pasar Pangkalan Brandan dapat segera terwujud secara tertib dan berkelanjutan.

“Penertiban dan relokasi ini dilakukan demi kepentingan bersama, agar aktivitas perdagangan berjalan lebih tertata, tidak mengganggu ketertiban umum, serta memberikan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat,” tegas Bupati Langkat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos, M.AP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Babalan Irham Effendi, S.Ag, M.AP, serta Camat Sei Lepan M. Iqbal Ramadhan, SE.(ros)

 


 

Samosir| Bandar Meriah News - Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom didampingi Kepala Bappeda Rajoki Simarmata menghadiri Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang dibuka Gubernur Bobby Nasution di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (29/01/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bobby Nasution mengingatkan para Bupati dan Walikota untuk memperhatikan indikator pembangunan daerah, termasuk dampak bencana terhadap RPJMD serta kondisi ekonomi dan tenaga kerja. Ia juga meminta pemanfaatan dana Transfer ke Daerah yang batal disesuaikan tahun 2026 untuk mendukung pembangunan.

 

Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah berharap konsultasi ini dapat menghasilkan masukan konstruktif untuk pembangunan yang memberikan dampak nyata. Pada acara yang sama, Bobby Nasution meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) keenam yaitu Restorative Justice.

 

Bupati Samosir Vandiko Gultom mengapresiasi pelaksanaan forum ini, menyatakan bahwa kabupaten/kota mendapatkan ruang pembiayaan pembangunan dari provinsi untuk infrastruktur jalan, kawasan perdesaan, dan sarana prasarana puskesmas. Ia menambahkan bahwa pembiayaan tersebut dapat diperoleh dengan syarat kabupaten/kota menyusun dokumen perencanaan terlebih dahulu, yang merupakan wujud kolaborasi antara Pemprov Sumut dengan kabupaten/kota.

 

Kegiatan dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Wakil Gubernur Sumut, Wakil Ketua DPRD Sumut,  serta seluruh Bupati dan Walikota se-Sumut. (Indra Sinurat)

 


Langkat | Bandar Meriah News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menghadiri Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (29/01/2026).

Konsultasi publik tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, yang ditandai dengan pemukulan gong. 

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya keseriusan kepala daerah kabupaten/kota dalam mengawasi dan mengevaluasi indikator pembangunan di wilayah masing-masing. Menurutnya, tahun 2027 merupakan momentum penting untuk menilai kinerja kepala daerah yang dilantik pada Februari tahun sebelumnya.

Bobby Nasution juga menyoroti dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Utara terhadap capaian pembangunan daerah. 

Ia meminta agar pemerintah daerah melakukan monitoring terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing.

“Monitoring RPJMD masing-masing daerah. Apakah bencana memengaruhi capaian RPJMD, khususnya di daerah terdampak bencana. Ada juga beberapa perusahaan besar yang izinnya dicabut, sehingga perlu benar-benar diperhatikan dampaknya terhadap tenaga kerja, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indikator pembangunan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Sumut meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memanfaatkan secara maksimal dana Transfer ke Daerah (TKD) yang tidak jadi disesuaikan pada tahun anggaran 2026. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pembangunan, khususnya pemulihan pascabencana.

“Manfaatkan dan maksimalkan TKD yang tidak jadi disesuaikan tahun ini, terutama untuk pemulihan pascabencana dan dampak turunannya. Daerah juga diperbolehkan melakukan pergeseran anggaran, mengingat bencana banjir tahun lalu terjadi setelah pengesahan APBD 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan memanfaatkan dan memaksimalkan TKD yang tidak jadi disesuaikan, khususnya untuk pemulihan pascabencana dan dampak turunannya di Kabupaten Langkat.

Melalui pemanfaatan dana tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.(ros)

Rabu, 28 Januari 2026

 


 Langkat| Bandar Meriah  News - Polres Langkat melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Jendral Pol. Purnawirawan Agus Andrianto S.H, M.H, yang berlangsung di Stadion Nurcahaya, Jalan Bambu Runcing, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Rabu (28/01/2026).

Pengamanan dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarok Daulay, S.H., S.I.K., M.I.K., serta melibatkan personel Polres Langkat yang telah ditunjuk sesuai surat perintah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Langkat Kompol Abdul Rahman, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Muliono, S.E., M.M., Kasat Lantas AKP Mhd. Tommy F., S.T.K., S.I.K., M.H., personel pengamanan lainnya.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa Polres Langkat berkomitmen memberikan pengamanan maksimal pada setiap kunjungan pejabat negara guna menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan.

“Polres Langkat berkomitmen memberikan pengamanan maksimal pada setiap kunjungan pejabat negara. 

Seluruh personel telah kami siagakan dan melaksanakan tugas sesuai SOP, sehingga kegiatan kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Langkat Kompol Abdul Rahman menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, telah dilakukan konsolidasi serta pengaturan personel di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. 

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Langkat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan keamanan.

Polres Langkat akan terus berupaya memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam setiap kegiatan kenegaraan maupun kunjungan pejabat negara.(ros)

 


Langkat| Bandar Meriah  News -  Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menghadiri prosesi pelantikan Prof. Muryanto Amin sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Sumatera Utara, Medan, Rabu (28/01/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Wali Amanat Universitas Sumatera Utara yang juga menjabat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Adrianto. Dalam prosesi tersebut, Prof. Muryanto Amin resmi dilantik untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Rektor USU.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Kapolda Sumatera Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Muryanto Amin menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum awal untuk semakin memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa tekad menjadikan USU sebagai universitas berkelas dunia bukanlah pekerjaan ringan, namun fondasi tersebut telah mulai dibangun pada periode kepemimpinannya yang pertama.

Menurut Prof. Muryanto, dinamika dan perkembangan dunia yang berlangsung sangat cepat menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi, tanpa meninggalkan jati diri serta nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. 

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi potensi akademik dan penguatan kolaborasi lintas disiplin ilmu guna menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dan vital dalam mendorong kemajuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa Sumatera Utara saat ini memiliki jumlah penduduk usia produktif yang sangat besar.

Kondisi tersebut, menurut Bobby, merupakan peluang emas untuk mendorong pertumbuhan dan kemajuan daerah, namun juga berpotensi menjadi tantangan serius apabila tidak dikelola dengan baik. 

Oleh karena itu, peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas generasi produktif agar mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Prof. Muryanto Amin sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara periode 2026–2031. Ia berharap amanah yang diemban dapat membawa kemajuan bagi dunia pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pembangunan di Sumatera Utara.

“Dengan dilantiknya Rektor USU, semoga ke depan Universitas Sumatera Utara semakin maju dan mampu melahirkan alumni-alumni yang berkualitas di bidangnya masing-masing, sehingga dapat mendukung pembangunan di daerah,” harap Wakil Bupati Langkat.(ros)

 


Samosir | Bandar Meriah News - Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Samosir Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati Samosir, Rabu (28/01/2026).


Forum tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Martopolo Tamba, Kabag Ops Polres Samosir Eduar, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Sekdakab. Samosir Marudut Tua Sitinjak, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Samosir.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Samosir. 

“Pemerataan pembangunan harus dilakukan di seluruh wilayah dan bersifat berkelanjutan. Kondisi geografis setiap daerah berbeda, termasuk lahan pertanian yang berbukit-bukit, sehingga tidak bisa disamakan,” kata Ariston.


Ia berharap forum ini menghasilkan saran dan masukan yang konstruktif guna mendukung pencapaian visi RPJMD Kabupaten Samosir 2025–2029 serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Ariston meminta agar peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas sehingga dapat mendorong penguatan ekonomi daerah.“Kita harus membangun kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder agar pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Martopolo Tamba menilai penyusunan Ranwal RKPD harus benar-benar menyerap aspirasi masyarakat melalui mekanisme Musrenbang dan reses DPRD. Ia mengingatkan bahwa tantangan efisiensi anggaran tahun 2025 serta pemotongan bantuan keuangan dari pemerintah pusat pada 2026 menuntut Pemkab Samosir untuk lebih kreatif dalam menetapkan kebijakan anggaran.

“Pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan harus tetap menjadi perhatian. Masyarakat harus tetap merasakan kehadiran pemerintah meskipun dengan anggaran yang terbatas,” kata Sarhockel.


Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata menjelaskan bahwa fokus pembangunan Kabupaten Samosir tahun 2027 mencakup empat prioritas, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, akselerasi pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi sumber daya alam, peningkatan layanan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan tata kelola pemerintahan dan optimalisasi pendapatan daerah.(Indra Sinurat)

Selasa, 27 Januari 2026

 


Samosir | Bandar Meriah News - Tiga kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Samosir dibawah kepemimpinan Bupati Vandiko Timotius Gultom, ST meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award, atas keberhasilan mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan dengan pemberian BPJS Kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu.


Pada penghargaan UHC yang ketiga ini, tingkat cakupan kepesertaan Kabupaten Samosir mencapai 100% dengan tingkat keaktifan mencapai 85%, meningkat dari tahun 2024 yang lalu dengan cakupan kepesertaan 99,35%. Berkat capaian ini, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST kembali menerima penghargaan UHC (Universal Health Coverage) kategori Tingkat Madya di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Selasa (27/01/2026).


Keberhasilan capaian UHC ini, didukung program Bupati Samosir dengan pemberian bantuan iuran jaminan kesehatan atau BPJS gratis kepada masyarakat yang tidak mampu. Hal ini merupakan program unggulan yang ditetapkan Bupati dan Wakil Bupati Samosir yaitu Pemberian Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau BPJS gratis. 


Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST menyampaikan bahwa program unggulannya di bidang Kesehatan saat ini sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat Samosir.

"Penghargaan UHC Kabupaten Samosir sudah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Inilah bentuk komitmen Pemkab Samosir dalam menjamin kesehatan masyarakat, dengan kehidupan yang sehat tentu masyarakat dapat melakukan aktifitas untuk meningkatkan kesejahteraannya. Mari kita sambut Samosir yang lebih sehat dan melanjutkan pembangunan," ungkapnya.


Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada perangkat daerah dan seluruh stakeholder yang telah bekerja keras dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Samosir.


Turut hadir Kadis Kesehatan dr Dina Hutapea, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD dr Hadrianus Sinaga dr Iwan H Sihaloho, Kabid Yankes dr Buha MB Purba dan Kepala BPJS Samosir Demon Silalahi.(Indra Sinurat)

Senin, 26 Januari 2026

  


Medan | Bandar Meriah News  - Meskipun fungsi utama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan adalah perawatan dan pelayanan terhadap tahanan, pelaksanaan pembinaan kemandirian tetap menjadi bagian penting yang dijalankan secara serius dan terukur. Program pembinaan ini tidak sekadar berjalan sebagai formalitas, melainkan berorientasi pada hasil nyata yang memberikan manfaat langsung, baik bagi warga binaan maupun masyarakat.


Hal tersebut dibuktikan melalui sejumlah produk hasil pembinaan yang telah dimanfaatkan secara konkret, di antaranya produksi tempe yang dikirimkan untuk mendukung program MBG (Makan Bergizi Gratis), Dapur Sehat Rutan Medan, dan beberapa UPT Pemasyarakatan di wilayah Medan. 


Begitu juga dengan keripik yang dikirimkan mendukung program MBG serta produksi roti yang diperuntukkan membantu penguatan UMKM. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian di Rutan Kelas I Medan telah mampu menghasilkan produk yang layak konsumsi, bernilai guna, dan memiliki kontribusi sosial.


Produk tempe dan roti hasil pembinaan warga binaan telah mengantongi sertifikat halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kota Medan dan ijin edar dari BPOM, sebagai jaminan bahwa proses produksi memenuhi standar kehalalan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.


Seluruh kegiatan pembinaan tersebut diawali dengan pelatihan keterampilan yang melibatkan tenaga profesional, mulai dari pelatihan pengolahan tempe berbasis higienitas pangan, pelatihan produksi dan pengemasan aneka keripik, hingga pelatihan pembuatan roti, manajemen usaha, dan dasar kewirausahaan. 


Pelatihan diselenggarakan melalui kerja sama dengan berbagai stakeholder terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan di kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, serta BJPS Ketenagakerjaan Deli Serdang, guna memastikan materi yang diberikan sesuai standar kompetensi kerja dan kebutuhan pasar.


Sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang diperoleh, warga binaan peserta pelatihan juga diberikan sertifikat pelatihan yang diberikan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, sehingga hasil pembinaan tidak hanya berupa pengalaman, tetapi menjadi bekal resmi yang dapat dimanfaatkan sebagai modal keterampilan dan kepercayaan diri setelah menjalani masa penahanan.


Melalui pembinaan yang terarah dan berbasis kolaborasi ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan wawasan usaha. Di samping itu, penjualan produk tersebut jg menghasilkan premi bagi warga binaan dalan bentuk tabungan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat. 


Dengan demikian, pembinaan kemandirian di Rutan Kelas I Medan diharapkan mampu menjadi bekal nyata bagi warga binaan untuk lebih mandiri dan produktif setelah menjalani masa pidananya.


Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan produk tempe, roti dan keripik, dapat menghubungi RAGUSTA BAKERY (081 - 3311 - 3310).(fit)

 


 

Samosir | Bandar Meriah News - Pemerintah Kabupaten Samosir melakukan langkah konkrit untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui pembangunan infrastruktur pertanian berbasis energi terbarukan. Pada hari ini, Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kecamatan Onan Runggu resmi dioperasikan setelah melalui proses perencanaan dan pembangunan yang melibatkan berbagai pihak. Senin, (26/01/2026)

 

PATS dengan nilai investasi sekitar Rp 2,6 miliar ini dirancang untuk mengairi area persawahan seluas 60 hektare, yang menjadi sumber mata pencaharian bagi 100 keluarga petani di wilayah tersebut. Pembangunan proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir, dengan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan lokal, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko kekeringan yang sering terjadi.

 

Berdasarkan analisis dari Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, sebelum adanya PATS, petani di daerah tersebut hanya mampu melakukan satu siklus tanam per tahun akibat keterbatasan pasokan air. Dengan beroperasinya fasilitas ini, diharapkan indeks pertanaman dapat meningkat menjadi minimal dua kali per tahun, yang berpotensi meningkatkan produksi padi secara signifikan.

 

Selain infrastruktur fisik, pihak terkait juga telah menyelenggarakan program pendampingan bagi petani, antara lain tentang pembuatan pupuk organik dan mekanisme pengelolaan PATS yang akan dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini bertujuan untuk memastikan kelangsungan operasional dan pemanfaatan optimal dari fasilitas yang dibangun.

 

Menurut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, hingga saat ini telah terbangun enam unit PATS di Kabupaten Samosir, dengan lima di antaranya direalisasikan selama masa kepemimpinannya. Proses perolehan dukungan untuk pembangunan tidaklah mudah, mengingat Kabupaten Samosir harus bersaing dengan 33 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara. Bahkan, proyek di Onan Runggu sempat berada dalam risiko dialihkan ke daerah lain sebelum akhirnya tetap dapat dilaksanakan setelah koordinasi yang intensif.

 

Pada tahun ini, pembangunan PATS akan dilakukan di beberapa lokasi lain melalui skema pembiayaan gabungan dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN, serta dukungan dari sektor swasta dan perwakilan diplomatik. Kontribusi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan proyek ini, dimana warga secara sukarela memberikan lahan seluas lebih dari satu kilometer untuk jalur pipa distribusi air.

 

Aspek Lingkungan dan Kebijakan

Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara, Budi Batubara, menjelaskan bahwa penggunaan energi surya pada pompa air ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Energi Daerah Sumatera Utara. Kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan pada sektor produktif, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak perubahan iklim.

 

Secara teknis, sistem PATS bekerja dengan mengkonversi energi matahari melalui panel surya untuk menggerakkan pompa yang ditempatkan di danau. Air kemudian didistribusikan melalui lima katup kontrol yang dikelola oleh operator terlatih. Pemerintah menekankan pentingnya pemeliharaan secara teratur, termasuk pengelolaan pembukaan katup, kebersihan panel surya, dan pemantauan kondisi pipa yang terpasang pada kedalaman 80 sentimeter untuk menghindari kerusakan.

 

Dalam acara peresmian, pihak berwenang meminta seluruh penerima manfaat untuk menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat beroperasi dalam jangka panjang. Tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah, sekaligus mengajukan harapan agar dukungan serupa dapat diperluas ke wilayah persawahan lain di Kecamatan Onan Runggu. Selain itu, juga diharapkan adanya dukungan untuk pembangunan saluran irigasi tambahan dan pengadaan sarana produksi pertanian berbasis organik.(Indra Sinurat)

Diberdayakan oleh Blogger.