Jumat, 28 Agustus 2026




Padang Lawas Utara | Bandar Meriah News
- Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., memimpin langsung pengamanan kegiatan masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Produsen Tani Aman Makmur (KPTAM) di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat (28/08/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang berada dalam kawasan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman sekaligus mencegah terjadinya gesekan antara anggota KPTAM dengan pihak PT SRL.


Sebelum menuju lokasi, Kapolres Padang Lawas Utara memimpin apel pemberangkatan personel pada pukul 05.30 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WIB, Kapolres bersama personel tiba di lokasi kegiatan.


Dalam kegiatan tersebut, anggota KPTAM melaksanakan pembuatan jembatan sebagai akses menuju lokasi yang mereka klaim sebagai lahan koperasi. Selain itu, masyarakat juga melakukan penanaman pohon kelapa sebagai bentuk tanda atas lahan yang diklaim.


Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., kemudian memberikan imbauan dan pemahaman kepada masyarakat yang tergabung dalam KPTAM agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.


Kapolres menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan masyarakat agar sebatas pemberian tanda dan tidak dilanjutkan dengan aktivitas penggarapan lahan sebelum terdapat keputusan atau kepastian hukum dari pemerintah maupun Kementerian Kehutanan mengenai status dan legalitas lahan tersebut.


“Yang paling utama adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan melakukan tindakan yang dapat menimbulkan keributan maupun konflik dengan pihak lain. Terkait status lahan, mari kita tunggu proses dan kepastian hukum dari pihak yang berwenang,” ujar Kapolres.


Kapolres juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan penggarapan lahan sebelum adanya legalitas yang sah. Apabila nantinya ditemukan aktivitas penggarapan sebelum adanya kepastian hukum, maka kegiatan tersebut akan dihentikan guna mencegah terjadinya permasalahan yang lebih besar.


Di sisi lain, Kapolres turut memberikan arahan kepada pihak karyawan PT SRL agar tidak melakukan tindakan yang bersifat perlawanan terhadap kegiatan masyarakat. Hal tersebut dilakukan mengingat masyarakat telah diberikan pemahaman untuk tidak melakukan penggarapan lahan sampai adanya kejelasan mengenai status dan legalitas lahan.


“Jangan sampai perbedaan kepentingan ini berkembang menjadi konflik. Semua pihak harus menahan diri dan menghormati proses yang sedang berjalan,” tegas Kapolres.


Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kecamatan dan desa juga didorong untuk segera melakukan pengecekan serta klarifikasi terhadap status dan legalitas lahan. Polres Padang Lawas Utara selanjutnya akan berkoordinasi dengan Satgas PKH serta pihak terkait, termasuk Kementerian Kehutanan, guna mendapatkan kejelasan mengenai status kawasan tersebut.


Polres Padang Lawas Utara juga akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan kedua belah pihak sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun konflik sampai terdapat keputusan mengenai legalitas dan status lahan.



Kegiatan pengamanan selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(HUMAS POLRES PADANG LAWAS UTARA/Torong)

“HUMAS POLRI OBJEKTIF, DIPERCAYA, DAN PARTISIPASI”



 


Binjai | Bandar Meriah News -
Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., turut hadir dan mendukung pembukaan kegiatan AKSADAYA yang menampilkan perlombaan Pengibaran Bendera dan Vapor tingkat SMP/Mts serta SMK/SMA/MA sederajat. Acara dilaksanakan di STKIP Budi Daya Binjai, Jalan Gaharu, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (28/08/ 2026) pukul 10.00 WIB.

 

Kegiatan ini bertujuan membina kedisiplinan, rasa cinta tanah air, dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.

 

Turut hadir dalam acara pembukaan ini Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP, Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., Camat Binjai Utara Musya Maaruf Lubis, S.Sos., serta jajaran pengurus dan pimpinan Perguruan Tinggi Budi Daya.

 

Dalam rangkaian kegiatan, Kapolres Binjai menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya melestarikan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan melalui kegiatan positif yang melibatkan pelajar. "Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan sejak dini. Polres Binjai senantiasa mendukung setiap kegiatan yang membangun karakter dan masa depan anak-anak kita," ujar AKBP R. Bimo Moernanda.

 

Acara berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Budi Daya, pembacaan doa, penampilan tarian, sambutan dari pembina yayasan, serta sambutan resmi sekaligus pembukaan oleh Walikota Binjai.

 


Polres Binjai berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi pembinaan generasi muda dan terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.(Humas res binjai/torong) 


Kamis, 27 Agustus 2026

 



Tebingtinggi| Bandar Meriah News -
  Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar Pemprov Sumut bersama Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Hotel Grand Mercure, Medan, Kamis (27/08/2026).


Wali Kota Iman Irdian Saragih hadir didampingi Sekretaris Daerah Erwin Suheri Damanik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Plt. Kepala Bappeda Muhammad Hamdani, dan Kabag Prokopim Faisal Ahmad. 


Forum yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan jajaran Kepala Daerah, Bappeda, Bapperida, Dinas Kesehatan, serta Dinas PMD dan Disdukcapil se-Wilayah Sumatera. Fokus utama pembahasan pada pertemuan ini yaitu mengulas penguatan konvergensi intervensi bagi sasaran prioritas, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita berusia 0-59 bulan, serta integrasi program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-PAUD). Selain itu, forum ini membahas advokasi kebijakan insentif fiskal tahun 2026 dan perumusan rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur.


Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), H. Surya, B.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang konsisten.


“Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak mungkin diselesaikan oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kerja bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan,” tegas Wagub Sumut.


Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Setwapres, Eddy Cahyono Sugiharto, memaparkan bahwa prevalensi stunting nasional berhasil turun signifikan, dari 30,8 persen menjadi 19,8 persen. Namun, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat di Sumatera Utara masih berada di angka 22 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional. 


"Karena itu, program pencegahan dan percepatan penurunan stunting dinilai perlu terus dilanjutkan untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal," ujar Eddy Cahyono.


Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih menegaskan komitmen penuh jajaran Pemko Tebing Tinggi untuk menekan angka stunting hingga mencapai target wilayah bebas stunting, dan juga mengajak masyarakat untuk mendukung program pencegahan stunting yang digulirkan pemerintah daerah.


“Mohon doanya agar anak-anak yang berisiko stunting dapat tertangani dan menurun. Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus semangat melakukan penanganan anak-anak yang berisiko stunting. Mudah-mudahan tahun ini angka stunting menurun, dan target kita adalah zero stunting,” ujar Wali Kota kepada awak media Diskominfo Tebing Tinggi.


Wali Kota Iman Irdian Saragih menambahkan,  keikutsertaan Pemko Tebing Tinggi dalam forum regional ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan komitmen penanganan stunting.


“Berbagai strategi dan kebijakan yang dibahas diharapkan menjadi penguatan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas intervensi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan program pencegahan stunting menyentuh kelompok sasaran secara tepat,” pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, Pemko Tebing Tinggi juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, perangkat daerah, tenaga kesehatan, keluarga, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya agar upaya percepatan penurunan stunting berjalan konsisten dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Sebagai bentuk kesepakatan bersama, kegiatan ini dirangkai dengan penandatanganan komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera. Penandatanganan dilakukan secara luring dan daring, menegaskan komitmen seluruh pihak untuk memperkuat program penanganan stunting di wilayah Regional Sumatera.(fit)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dengan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara.


Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dilaksanakan di Ruang Kerja Kapolres Binjai, Kamis (27/8/2026).

Silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi kedua instansi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi di lapangan. 


Fokus utama pembahasan adalah langkah preventif dan represif guna mencegah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara ilegal (non-prosedural) ke luar negeri yang rawan berujung pada praktik perdagangan manusia.


Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam kesempatannya menegaskan bahwa jajaran Polres Binjai berkomitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan transnasional, khususnya jaringan sindikat pengiriman pekerja migran ilegal yang beroperasi di wilayah hukum Kota Binjai.


"Pertemuan hari ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya. Kami di Polres Binjai tidak akan memberikan ruang gerak bagi para calo atau sindikat TPPO. Sinergi dengan BP3MI sangat krusial, mulai dari tahap edukasi masyarakat, deteksi dini di tingkat desa melalui Bhabinkamtibmas, hingga penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku maupun pemodal di baliknya," tegas AKBP Bimo Moernanda.


Lebih lanjut, Kapolres Binjai juga menginstruksikan jajaran Sat Reskrim dan Intelkam untuk terus melakukan pemetaan (mapping) terhadap kantong-kantong wilayah yang rawan menjadi sasaran rekrutmen TKI ilegal., tegasnya


Sementara itu, Kepala Balai BP3MI Sumatera Utara, KOMBES POL. Budi Novijanto, S.H., menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah proaktif Kapolres Binjai. Pihaknya menyadari bahwa BP3MI tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari aparat penegak hukum, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi titik keberangkatan atau transit. terangnya


"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Bapak Kapolres Binjai beserta jajaran. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya jalur non-prosedural harus terus digencarkan. Kami berharap, dengan kolaborasi yang kuat bersama Polres Binjai, masyarakat semakin teredukasi untuk memilih jalur resmi jika ingin bekerja ke luar negeri, sehingga hak-hak dan keselamatan mereka terjamin sepenuhnya," ungkap Kepala BP3MI Sumut.


Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun program kerja teknis bersama, termasuk rencana sosialisasi gabungan ke kecamatan-kecamatan dan pengaktifan saluran pengaduan cepat (hotline) 110 bagi warga yang mencurigai adanya aktivitas rekrutmen pekerja migran yang tidak wajar.


Polres Binjai turut mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar negeri bersyarat mudah dan bergaji tinggi tanpa melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia resmi (P3MI) yang terdaftar di pemerintah. Jika menemukan indikasi tersebut, warga diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat., ujar AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong)

 


Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., turun langsung mengecek kesiapsiagaan personel Pleton Dalmas Polres Binjai dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Binjai.


Pengecekan berlangsung di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1 Binjai, Kamis (27/08/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel Dalmas sebagai garda terdepan dalam pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya unjuk rasa. Personel diminta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta selalu mengedepankan sikap humanis dan pengendalian diri dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Kesiapsiagaan harus terus dijaga. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan tetap mengutamakan keamanan masyarakat,” tegas Kapolres Binjai.


Pengecekan turut dihadiri Kabag Ops KOMPOL Hendry D.B., S.H., M.H., Kabag SDM KOMPOL M. Hasan, S.H., M.H., Kasat Samapta IPTU Herman Sentosa, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Kesuma Hadi, S.Sos., dan Kasi Humas IPTU Mimpin Ginting, S.H., M.H.(Humas Polres Binjai/Torong)



 


Binjai | Bandar Meriah News
-  Kepolisian Resor (Polres) Binjai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas Mako Polres Binjai jalan sultan hasanuddin kecamatan binjai kota pada Kamis (27/08/2026) Kegiatan rohani ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta seluruh personel dan staf ASN Polres Binjai yang beragama Islam pukul 08.30 wib


Peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasullullah SAW Demi Mewujudkan Polri Yang Profesional, Humanis, dan Berintegritas" Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, oleh salah satu personil polres Binjai Bripda Naufal, serta tausiah agama yang disampaikan oleh ustaz dr H Ahmad Rivai Barus


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi oleh ibu ketua bhayangkari cabang binjai Ny Tika Bimo dan mengajak seluruh personel maupun Bhayangkari untuk menjadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai sarana refleksi diri Kapolres Binjai menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia, kejujuran, dan amanah Rasulullah SAW dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat


Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian berharap kinerja dan profesionalisme anggota Polri di lapangan dapat semakin meningkat sejalan dengan nilai-nilai Presisi. Selain penguatan spiritual, acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kondusifitas situasi Kamtibmas di seluruh wilayah hukum Kota Binjai.(Humasresbinjai/torong)



 


Batu Bara | Bandar Meriah News 
- Polres Batu Bara melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 10 kasus tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) dalam periode 16 Juli hingga 26 Agustus 2026.


Pengungkapan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release yang digelar di Aula Sarja Arya Rancana Polres Batu Bara, Rabu (26/08/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan dipimpin oleh Kasihumas Polres Batu Bara dan dihadiri Kasat Reskrim AKP Binrot Situngkir, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Agus Situmorang, S.H., Kasat Samapta IPTU Suganda L. Naibaho, S.H., Kasat Lantas IPTU Devi Siringo-Ringo, S.H., S.Sos., M.H., serta personel Polres Batu Bara.


Dalam pengungkapan tersebut, jajaran Polres Batu Bara berhasil mengungkap 10 perkara, terdiri dari 5 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan 5 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan total 17 tersangka.


Lima Kasus Curat


Kasus pertama terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah toko di Jalan Rakyat, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Pelapor mendapati pintu toko dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang serta uang tunai sekitar Rp10 juta telah hilang.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial H, laki-laki berusia 39 tahun. Barang bukti yang diamankan berupa dua potongan kayu dan satu unit telepon seluler merek Samsung warna gold.


Kasus kedua terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Haji Mahmud Hasan, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi. Korban kehilangan baterai genset, kabel instalasi listrik serta tiga baterai mobil dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.


Polisi mengamankan dua tersangka berinisial M, 19 tahun, dan MF, 25 tahun. Dari perkara tersebut turut diamankan barang bukti berupa satu pisau cutter warna merah dan enam potongan kabel berbagai warna.


Kasus ketiga terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Dusun VI Bunga Tanjung, Desa Benteng, Kecamatan Talawi. Dalam perkara tersebut, pelaku diduga mengambil kabel tower menggunakan sebilah parang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.


Polisi mengamankan tersangka berinisial EK, 42 tahun. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor, satu karung/goni, satu utas kabel tower, satu bilah parang, satu pisau lipat dan satu buah tang.


Kasus keempat terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Dusun VI Harapan Jaya, Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar. Korban kehilangan sebuah tas yang berada di dalam mobil. Tas tersebut berisi uang tunai Rp8 juta, satu unit telepon seluler Vivo dan satu unit telepon seluler Oppo.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial HS, 17 tahun, dan YP, 18 tahun. Sementara seorang lainnya berinisial WO, 22 tahun, masih dalam penyelidikan.


Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit telepon seluler Oppo, satu unit sepeda motor, satu tas warna cream, satu pisau cutter dan sejumlah potongan kabel.


Kasus kelima terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan toko kelontong Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai. Pelapor kehilangan uang tunai Rp4,3 juta dan satu unit telepon seluler Vivo Y17 yang berada di dalam mobil pikap.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial S, 36 tahun, MRA, 25 tahun, dan AS, 18 tahun. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit telepon seluler Vivo warna biru.


Lima Kasus Curanmor


Selain mengungkap lima perkara Curat, Satreskrim Polres Batu Bara dan Polsek jajaran juga berhasil mengungkap lima perkara pencurian sepeda motor.


Kasus pertama terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sepeda motor Yamaha Scorpio milik korban yang diparkir di halaman rumah di Dusun V A, Desa Sei Balai, hilang saat korban melaksanakan salat Jumat. Korban mengalami kerugian sekitar Rp9 juta.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial IH, 30 tahun. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Scorpio beserta BPKB dan STNK.


Kasus kedua merupakan pencurian sepeda motor Honda Verza milik korban. Kendaraan tersebut digunakan untuk berangkat sekolah dan diparkir di sebuah warung di luar lingkungan sekolah di kawasan Sei Bejangkar. Saat hendak digunakan kembali, sepeda motor tersebut telah hilang.


Polisi kembali mengamankan tersangka berinisial IH, 30 tahun, beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Verza dan BPKB.


Kasus ketiga terjadi di wilayah Kecamatan Air Putih. Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial LAY, 32 tahun, dan IS, 35 tahun.


Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BK 6359 OAQ. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian setelah sepeda motor dan sejumlah barang lainnya hilang dari rumah.


Kasus keempat terjadi di wilayah Kecamatan Lima Puluh. Korban kehilangan sepeda motor Honda Supra Fit yang diparkir di Tangkahan Sampan Desa Gambus Laut saat pergi melaut. Sepeda motor tersebut kemudian diketahui telah hilang dan korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.


Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial S, 56 tahun, serta satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam.


Kasus kelima merupakan pencurian sepeda motor Honda CBR 150 di wilayah Kecamatan Medang Deras. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/8/2026) tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp16,5 juta.


Polisi mengamankan tersangka berinisial IS, 30 tahun, dalam perkara tersebut.


Pengungkapan 10 kasus 3C dengan 17 tersangka ini merupakan bentuk komitmen Polres Batu Bara dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jajaran kepolisian juga terus meningkatkan upaya pencegahan melalui kegiatan patroli serta penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana.


Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa Polres Batu Bara akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.


Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga dan kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana.


Kegiatan press release berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.(panji)

Rabu, 26 Agustus 2026

  


Medan | Bandar Meriah News
 - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumut mengecek kesiapan personil, peralatan hingga kendaraan dalam menghadapi situasi tanggap darurat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Utara.


Pengecekan digelar di Lapangan Samapta Sumatera Utara, Senin (24/08/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pendukung penanganan karhutla dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Sumut bersama PJU tidak hanya memeriksa kesiapan personel, tetapi juga mengecek berbagai peralatan dan kendaraan yang akan digunakan dalam penanganan karhutla. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sarana pendukung dalam kondisi baik dan dapat dioperasionalkan secara cepat.


Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla, mengingat penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat serta dukungan peralatan yang memadai agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengecekan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polda Sumut dalam menghadapi potensi karhutla.


“Bapak Kapolda menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dipastikan secara menyeluruh. Bukan hanya personel, tetapi juga peralatan dan kendaraan harus dalam kondisi siap operasional. Ketika terjadi keadaan darurat, seluruh unsur harus bisa bergerak dengan cepat,” ujar Ferry menyampaikan arahan Kapolda Sumut.


Menurut Ferry, kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penanganan di lapangan. Karena itu, setiap peralatan yang akan digunakan harus dipastikan berfungsi dengan baik dan personel memahami penggunaannya.


“Kita tidak ingin ketika terjadi kebakaran baru dilakukan pengecekan. Semua harus sudah siap dari sekarang, sehingga apabila ada laporan atau titik api, personel bersama peralatan dan kendaraan dapat langsung digerakkan,” katanya.


Selain kesiapan internal, Polda Sumut juga memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni dan stakeholder terkait. Sinergi lintas sektor diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari deteksi dini, pemadaman hingga upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.


Ferry juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Pencegahan menjadi langkah utama. Namun apabila terjadi karhutla, kita pastikan personel, kendaraan dan peralatan sudah siap untuk memberikan respons secepat mungkin,” ujarnya.(panji)

Senin, 24 Agustus 2026

.



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando (Mako) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 100/Prajurit Setia (PS) di jalan Binjai Namukur desa namukur utara Kecamatan Sei Bingai pada Senin (24/08/2026) pukul 16.40 Wib


Kunjungan ini digelar secara khusus untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh komitmen sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang telah terjalin dengan sangat baik di wilayah hukum Polres Binjai


Kedatangan rombongan Polres Binjai disambut langsung Danyon raider 100/ps Letkol Inf Amirul  Husin S. E., M. I. P dengan penuh kehangatan oleh Danyonif Raider 100/PS bersama jajaran perwira staf batalyon. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, kedua belah pihak berdialog mengenai penguatan koordinasi taktis di lapangan serta komitmen bersama untuk saling mendukung dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat


Kapolres Binjai menegaskan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kunjungan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi dan kolaborasi antara personel Polres Binjai dan prajurit Yonif Raider 100/PS semakin solid, baik dalam tugas pengamanan wilayah maupun dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di lapangan


Disela sela kunjungannya danyon raider 100/ps mengajak kapolres Binjai beserta jajarannya berkeliling batalyon raider 100/ps dengan menendarai 3 unit rantis PJD Atap milik batalyon raider 100/ps untuk melihat situasi terkini markas batalyon raider 100/ps



Danyonif Raider 100/PS turut menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas kunjungan Kapolres Binjai beserta jajaran PJU. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk terus berjalan beriringan bersama Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah serta mengawal program-program strategis nasional demi kemaslahatan masyarakat luas.(Humas polres Binjai/torong).







Medan | Bandar Meriah News
- Wakil Gubernur Sumatera Utra  (Wagubsu)  Surya memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman bagi para investor. Komitmen tersebut disampaikan Surya saat bertemu dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, David Jordens.


Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (24/08/2026), membahas peluang kerja sama di berbagai bidang potensial, di antaranya industri, perkebunan, akademik, olahraga, dan teknologi.


Menurut Surya, Sumut memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama Belgia. Karena itu, pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi kedua daerah serta masyarakat.


“Saya rasa banyak yang bisa kita kembangkan bersama karena Sumut memiliki potensi yang sangat besar, dan kami memastikan investasi yang aman dan nyaman untuk membangun daerah kami,” kata Surya.


Surya berharap pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret dan berdampak langsung terhadap masyarakat. Terlebih, Belgia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dikolaborasikan dengan Sumut, khususnya di bidang akademik, olahraga, dan teknologi.


“Ke depannya saya harap kita bisa membahas kerja sama yang lebih konkret, kerja sama yang bisa memberikan dampak pada pembangunan Sumut dan Belgia dan juga kesejahteraan masyarakat kita,” kata Surya.


Sementara itu, David Jordens menyampaikan ketertarikannya untuk menjajaki kerja sama di bidang olahraga dengan Sumut. Menurutnya, Sumut memiliki kompleks fasilitas olahraga berstandar internasional yang dapat menjadi peluang pengembangan kerja sama antara Belgia dan Sumut.


“Bukan cuma terkait atlet, tetapi juga teknologi olahraga, kami memiliki banyak perusahaan olahraga seperti penyedia dan pengelolaan rumput lapangan, pencahayaan, desain, bila ada bussiness matching saya akan bawa investor ke sini,” kata Jordens.


Selain olahraga, Jordens juga tertarik pada pengembangan dan pengelolaan kelapa sawit di Sumut. Menurutnya, tantangan saat ini adalah meningkatkan produktivitas sawit secara efektif dan efisien tanpa harus menambah luas lahan.


“Sekarang kita sudah berfikir bagaimana sawit bisa menghasilkan lebih banyak dengan lahan yang ada, bukan menambah luas lahannya, kita bisa perkuat kerja sama ini,” kata Jordens.


Jordens ditunjuk Kerajaan Belgia sebagai Duta Besar untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN pada Agustus 2026, menggantikan Frank Felix. Sebelumnya, dia merupakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Belgia.(torong)


Diberdayakan oleh Blogger.