Jumat, 06 November 2026

  


Medan | Bandar Meriah News 
-  Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., terus memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, Kapolda menyambangi Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak (DPP HBB) di Jalan Saudara, Kecamatan Medan Kota, Jumat (06/11/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. Kedatangan rombongan disambut Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus dan penasihat organisasi.


Dalam pertemuan tersebut, Sonny menegaskan komitmennya untuk membangun Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran kepolisian tidak boleh hanya dirasakan ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga harus hadir dalam berbagai aktivitas dan kehidupan sosial masyarakat.


"Kami ingin mengubah wajah Polri menjadi semakin humanis. Namun, penegakan hukum tetap harus berjalan. Tugas Polri bukan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga hadir dari hulu sampai hilir dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat," tegas Sonny.


Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas, Polri kerap menerima berbagai keluhan masyarakat, termasuk persoalan yang tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan kepolisian. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi komitmen personel untuk tetap memberikan pelayanan secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.


Sonny juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepolisian. Ia berharap dukungan dan masukan masyarakat menjadi bagian dari upaya pembenahan institusi Polri agar semakin baik dan dipercaya publik.


Secara khusus, Kapolda mengapresiasi keberadaan HBB yang dinilainya mampu merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama. Ia berharap organisasi tersebut terus mempertahankan perannya dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan di Sumatera Utara.


Sementara itu, Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul mengapresiasi kunjungan Kapolda Sumut sebagai bentuk keterbukaan dalam membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan. 


Ia juga menyampaikan dukungan terhadap upaya Polda Sumut memberantas peredaran narkoba serta berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional dan memberikan kepastian hukum.


Pertemuan tersebut juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan penguatan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kamtibmas, termasuk pemberantasan narkoba dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.(panji)

 


Medan | Bandar Meriah News  
- Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak keluarga besar Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma untuk memperkuat sinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberantas narkoba, serta merawat persatuan dan keberagaman di Sumatera Utara. Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi ke Kantor DPW Pujakesuma Sumut, Jalan Adi Sucipto, Medan Polonia, Jumat (06/11/2026).


Kedatangan Kapolda Sumut bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumut disambut Ketua DPW Pujakesuma Sumut Kombes Pol. (Purn.) Dr. Mhd. R. Dayan, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus dan para ketua Pujakesuma kabupaten/kota. Dalam sambutannya, Ketua DPW menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus memperkenalkan organisasi Pujakesuma yang telah berdiri selama 45 tahun dan terus berkembang dari generasi ke generasi.


Kapolda Sumut mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, sejalan dengan semangat program Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.


"Kami ingin menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memelihara kamtibmas serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Sonny.


Ia menegaskan, personel Polri harus mampu menampilkan dua karakter yang berjalan beriringan, yakni humanis dalam memberikan pelayanan serta tegas dalam menegakkan hukum. "Di satu sisi, Polri harus mengedepankan senyum, sapa, dan santun. Namun, di sisi lain harus mampu bertindak tegas dalam penegakan hukum secara profesional dan humanis," tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolda mengajak keluarga besar Pujakesuma mengambil bagian aktif dalam pemberantasan narkoba, yang harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat. Ia juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap personel Polri yang terbukti menggunakan maupun mengedarkan narkoba.


Selain narkoba, Kapolda meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mencegah kejahatan jalanan dan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.


Dalam sesi wawancara, Sonny menjelaskan bahwa Safari Kamtibmas Polda Sumut telah menjangkau berbagai elemen, mulai dari tokoh lintas agama, masyarakat Tionghoa, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga instansi pemerintahan. 


Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya di Sumatera Utara merupakan kekuatan yang harus dijaga serta tidak boleh dirusak oleh provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat.


Kapolda juga mengajak masyarakat Pujakesuma, khususnya yang bekerja di sektor perkebunan dan industri kelapa sawit, untuk menjaga hubungan harmonis dengan pihak perusahaan maupun sesama pekerja. 


Terkait kebijakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH, ia berharap seluruh pihak mendukung kebijakan pemerintah serta mengedepankan komunikasi agar tidak terjadi gesekan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.


Menutup kegiatan, Kapolda mengajak seluruh keluarga besar Pujakesuma dan masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama menjaga keamanan, menolak narkoba, memberantas kejahatan jalanan, serta meningkatkan ketertiban berlalu lintas. 


"Mari kita bersama-sama menjaga harkamtibmas Sumatera Utara. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.(panji)

Kamis, 05 November 2026



Medan | Bandar Meriah News 
 - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab seluruh jajaran reserse dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Ia meminta setiap personel, khususnya para Kasat Reskrim, menunjukkan kinerja terbaik serta menjadikan profesi kepolisian sebagai ladang ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.


Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Sumut saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal Polda Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (05/11/2026).


Rakernis tahun ini mengusung tema "Reserse Polda Sumut Mewujudkan Penegakan Hukum yang Profesional, Proporsional, Modern, Humanis, Berorientasi pada Keadilan, Kepastian dan Kemanfaatan Hukum."


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumut, para pejabat utama Polda Sumut, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Dirressiber, Dir PPA dan PPO, serta seluruh Kasat Reskrim jajaran Polda Sumut.


Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil kerja nyata. Ia meminta para Kasat Reskrim tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu menunjukkan kualitas, dedikasi, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.


"Saya minta para Kasat dapat mempertanggungjawabkan jabatannya. Tunjukkan kinerja terbaik Anda. Kalau Anda berlian, ditempatkan atau dibuang ke mana saja tetap menjadi berlian," tegas Kapolda.


Menurutnya, setiap personel harus memiliki nilai dan kualitas diri yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik di mana pun ditempatkan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kesempatan bertugas di Polda Sumut dengan membuktikannya melalui pengabdian dan pelaksanaan tugas secara maksimal.


Kapolda turut mengingatkan pentingnya memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas reserse, sekaligus menjaga sikap dan perilaku agar tetap mencerminkan sosok anggota Polri yang profesional dan humanis.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan empat pesan hikmah kehidupan yang harus menjadi pedoman seluruh personel Polri, yakni menjadikan profesi kepolisian sebagai ladang ibadah, mempermudah urusan masyarakat dan tidak mempersulit, menebarkan nilai-nilai kebaikan di mana pun bertugas, serta meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan dicatat dan mendapatkan balasan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.


"Permudahlah urusan orang lain dan jangan dipersulit. Tebarkan nilai-nilai kebaikan di mana pun kita bertugas dan bekerja. Yakinlah, setiap kebaikan yang kita lakukan akan dicatat dan dibalas oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa," pesannya.


Selain arahan pimpinan, Rakernis Reskrim Polda Sumut TA 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaksanaan tugas fungsi reserse di seluruh wilayah hukum Polda Sumatera Utara.


Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan oleh Kapolda Sumut kepada sejumlah Kasat Reskrim berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja, dan capaian dalam pelaksanaan tugas.(panji)



Binjai | Bandar Meriah News
- Dalam rangka meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat berlalu lintas, Polres Binjai terus melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sandi Operasi Patuh Toba 2026.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menerangkan bahwa selama sepuluh hari pelaksanaan operasi, terhitung mulai 26 Oktober hingga 4 November 2026, Satlantas Polres Binjai telah melakukan penindakan terhadap 144 pelanggaran lalu lintas melalui tilang.

Adapun rinciannya, sebanyak 129 pelanggaran dilakukan pengendara roda dua (R2) dan 15 pelanggaran oleh pengendara roda empat (R4). Selain itu, petugas juga memberikan 222 teguran tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran," terang Kasat Lantas IPTU Janitra Giri Satya, S.Tr.K., M.H.

Kapolres Binjai menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Binjai mengajak seluruh masyarakat agar selalu tertib dan disiplin saat menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan.

"Utamakan keselamatan dalam berkendara. Patuhi aturan lalu lintas, karena keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kelalaian di jalan raya merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," imbau Kapolres.


Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Binjai berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polres Binjai," terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong/ (05/11/2026)



 



Binjai | Bandar Meriah  News - Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor) kembali dibuktikan melalui keberhasilan Tim Libas Polres Binjai mengamankan dua pria yang diduga melakukan pencurian besi tower.


Pengungkapan tersebut terjadi pada Rabu (04/11/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, saat Tim Libas (Langkah Inisiatif Brantas Aksi Street Crime) yang dipimpin IPDA Novriko Sijabat, S.H., melaksanakan patroli di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.


Saat melintas, petugas melihat dua pria berinisial TA alias Taufik (34) dan MN (34)  mengendarai becak mesin dengan membawa muatan besi. Ketika hendak dihampiri petugas, keduanya berusaha melarikan diri dengan memacu becaknya.

Melihat hal tersebut, Tim Libas langsung melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan keduanya. 


Saat diinterogasi, terduga TA alias Taufik (34) tinggal di jalan Timba Kecamatan Binjai Utara sedangkan terduga MN (34) tinggal di jalan S.M. Raja Kecamatan Binjai Utara.


Kedua terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian besi tower milik Bersama Grup yang berlokasi di Jalan A.R. Hakim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara," terang Katim Libas


Selanjutnya, Katim Libas berkoordinasi dengan Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H. Mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek Binjai Utara, beserta barang bukti diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut.


Adapun barang bukti yang diamankan berupa 4 batang besi tower berwarna oranye, 1 buah kunci pas ukuran 24, 1 buah tang, 1 buah kunci ring dan 1 buah kunci busi," ucap IPDA Novriko 


Kapolres Binjai menegaskan bahwa patroli rutin dan penindakan terhadap pelaku kejahatan akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Kapolres juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif membantu Polri menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polres Binjai.



Polres Binjai berkomitmen hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya Kota Binjai yang aman dan kondusif," pengkas AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong/(05/11/2026).


 


Medan | Bandar Meriah News 
- Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pos Literasi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Belawan di kawasan Taman Buaya, Jalan Raya Pelabuhan, Simpang Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (05/11/2026).


Pembangunan Pos Literasi tersebut menjadi wujud pengembangan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi, literasi, serta pendekatan humanis yang lebih dekat dengan masyarakat.


Kapolda Sumut menegaskan, keberadaan pos lalu lintas di kawasan Belawan memiliki peran strategis mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu pintu gerbang utama perekonomian Sumatera Utara yang terhubung langsung dengan aktivitas logistik nasional.


Menurutnya, kelancaran lalu lintas kendaraan pengangkut barang dari dan menuju Pelabuhan Belawan harus menjadi perhatian serius seluruh personel Satlantas.


"Anda harus bisa memastikan kelancaran lalu lintas mobil pengangkut barang dari dan menuju pelabuhan. Jika lalu lintas pengangkutan barang dari dan keluar pelabuhan macet, maka hal itu akan mengganggu perekonomian, baik lokal maupun nasional," tegas Kapolda.


Karena itu, pembangunan Pos Literasi diharapkan dapat memperkuat kehadiran personel kepolisian dalam memberikan pelayanan, pengawasan, serta menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas di kawasan pelabuhan.


Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi Krismanto Barus, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Pos Literasi tersebut dirancang memiliki fungsi lebih luas. Selain menjadi pusat pelayanan dan pengamanan lalu lintas, fasilitas ini juga dilengkapi ruang baca yang dapat dimanfaatkan anak-anak dan masyarakat sekitar.


Dengan demikian, pos tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi bersama untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus membangun budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat.


Menurutnya, kesadaran berlalu lintas tidak cukup dibangun melalui penindakan, tetapi harus diperkuat dengan edukasi dan pendekatan persuasif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Pelabuhan Belawan, unsur TNI, Muspika, instansi terkait, serta masyarakat setempat.


Dalam kesempatan itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat juga diwujudkan melalui kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan kepada warga serta pembangunan dua titik sumur bor di Kelurahan Bagan Deli untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat pesisir.


Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Pos Literasi Satlantas tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif, edukatif, dan humanis.


Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap kebutuhan sosial masyarakat.


Melalui pembangunan Pos Literasi ini, Polda Sumut berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Belawan yang aman, tertib, serta memiliki budaya keselamatan berlalu lintas.


Polisi Bersama Masyarakat, Mewujudkan Belawan yang Aman, Tertib, dan Berbudaya Keselamatan.(panji)

Rabu, 04 November 2026



Tebingtinggi | Bandar Meriah  News
- Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menilai program Baznas Ultra Microfinance Bumi Masjid merupakan bentuk nyata pengelolaan dana umat yang mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini tidak sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen berkelanjutan untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan.


Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota dalam sambutannya pada acara Launching Program Baznas Ultra Microfinance Bumi Masjid hasil kerja sama Baznas RI dan Baznas Kota Tebing Tinggi. Kegiatan yang dirangkai dengan penyaluran pinjaman dana bergulir bagi pelaku UMKM se-Kota Tebing Tinggi ini dipusatkan di Masjid Raya Nur Addin, Jalan MT. Haryono No. 126, Kelurahan Badak Bejuang, Rabu (04/11/2026).


Dalam kesempatan itu, Wali Kota berpesan kepada para penerima manfaat agar mengelola dana pinjaman dengan baik dan penuh tanggung jawab. Bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM ini berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang, dengan skema pengembalian yang ringan dan terjangkau.


"Ini lumayan, bisa meringankan beban Bapak dan Ibu sekalian, tetapi benar-benar harus dikelola dengan baik. Cicilannya sudah diatur, dikembalikan hanya Rp10.000 per hari," pesan Wali Kota kepada para penerima bantuan.


Selain itu, Wali Kota turut mengapresiasi kinerja Baznas Kota Tebing Tinggi atas berbagai prestasi gemilang yang diraih di tingkat nasional. Baznas Kota Tebing Tinggi tercatat meraih Baznas Award 2025 untuk kategori Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Terbaik, serta masuk dalam jajaran lima besar kategori Baznas Kota Terbaik pada Baznas Award 2026.


"Prestasi ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Mari kita jaga bersama agar program ini berjalan dengan baik dan sukses," ujar Wali Kota.


Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tebing Tinggi, H. Khuzamri Amar, menjelaskan bahwa keberhasilan meraih predikat lima besar Baznas Award 2026 membawa berkah berupa alokasi dua titik bantuan Program Baznas Ultra Microfinance Bumi Masjid untuk Kota Tebing Tinggi.


"Saat ini program disalurkan melalui Masjid Raya Nur Addin dan Masjid Nurul Iman di Jalan Asrama. Sebenarnya kita mengusulkan lima masjid, namun baru dikabulkan dua masjid. Ada catatannya, jika dalam tiga bulan program ini berjalan sukses, maka tiga masjid lainnya akan menyusul," terang Khuzamri.


Ia menambahkan, program microfinance berbasis masjid ini merupakan inisiatif Baznas RI yang bertujuan menjadikan rumah ibadah tidak hanya sebagai pusat syiar agama, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi umat. Jangka waktu peminjaman ditetapkan selama 10 bulan dengan kewajiban cicilan yang dimulai pada bulan berikutnya.


"Setelah diterima, bulan depan sudah punya kewajiban membayar. Lama peminjaman 10 bulan. Kalau dihitung per hari, pengembaliannya cuma Rp10.000, atau sekitar Rp300.000 per bulan," rincinya.


Adapun total penyaluran dana dalam program ini meliputi bantuan sebesar Rp100 juta masing-masing untuk Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Nur Addin dan BKM Masjid Nurul Iman. Selain itu, bantuan modal usaha juga disalurkan kepada 68 orang pelaku UMKM dari kedua wilayah masjid tersebut dengan besaran bervariasi antara Rp2 juta hingga Rp3 juta.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pengurus BKM dan perwakilan pelaku UMKM, serta sesi foto bersama.


Acara peluncuran dan penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Prokopim Setdako Ahmad Faisal, jajaran pimpinan dan komisioner Baznas Kota Tebing Tinggi, para pelaku UMKM penerima manfaat, serta tim peliputan dari Diskominfo Kota Tebing Tinggi. 


Kabag Prokopim Setdako Ahmad Faisal, jajaran komisoner Baznas Kota Tebing Tinggi, masyarakat/ pelaku UMKM penerima manfaat bantuan dan tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi.(fit) 

 



Medan| Bandar Meriah News
- ,Keseriusan Farianda Putra Sinik SE untuk maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara periode 2026-2031 dibuktikan dengan langkah cepat.


Satu hari setelah mendeklarasikan diri siap maju calon Ketua PWI Sumut di Cafe Kembar Medan, Farianda mendatangi Kantor PWI Sumut di Jalan Adinegoro No 4 Medan, Rabu (04/11/2026), untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua.


Kedatangan Farianda yang saat ini masih menjabat Ketua PWI Sumut itu disambut langsung oleh jajaran panitia Konferensi PWI Sumut.


Tampak hadir Ketua Panitia Pelaksana Rifki Warisan, Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, serta Ketua dan Sekretaris Steering Committee (SC) Taufik Wal Hidayat dan Riza Mulyadi serta para pendukung.


Tahapan pengambilan formulir ini menjadi sinyal kuat bahwa Farianda siap bertarung kembali pada Konferensi PWI Sumut yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026 mendatang untuk memimpin PWI Sumut dua periode. 


"Ini bukti keseriusan saya untuk maju memimpin PWI Sumut periode kedua. Formulir dan seluruh persyaratannya akan segera saya lengkapi," ujar Farianda.


Farianda memastikan akan melakukan pendaftaran resmi pada Jumat 6 November 2026 sesuai dengan tahapan yang ditetapkan panitia.


Langkah cepat itu sekaligus membuktikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja PWI Sumut yang profesional, solid, dan bermartabat, serta menjaga marwah organisasi wartawan.


Ditambahkan Farianda, Dianya sangat berharap pada saat pesta Demokrasi 21 November 2026 nanti agar tetap menjaga persatuan. 


"Kita ingin bergembira dan harus dewasa dalam berdemokrasi. Jauhkan hasut dan fitnah," sebutnya.


Sementara itu sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Rifki Warisan memaparkan, seiring batas akhir waktu pendaftaran pada Jumat (06/11/2026). Diharapkan kepada bakal calon Ketua PWI Sumut dan Dewan Kehormatan PWI supaya mentaati ketentuan yang berlaku.


"Kepada semua calon kiranya penyerahan pendaftaran sebelum pukul 16.00 Wib guna menghindari keramaian," harapnya. (torong)

 



Medan | Bandar Meriah News - Persiapan pelaksanaan Mburo Ate Tedeh telah rampung. Kegiatan yang menjadi ajang temu kangen dan melepas kerinduan masyarakat Karo ini akan digelar di Gedung TP PKK Kota Medan, Sabtu (07/11/2026), mulai pukul 15.00 WIB. Acara ini juga dirangkaikan dengan prosesi penabalan merga (marga) kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan istrinya Airin Rico Waas. 


Ketua Panitia Muhammad Edison Ginting didampingi Sekretaris Harry Indrawan Tarigan mengatakan, seluruh persiapan telah dilakukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Selain dihadiri masyarakat, acara ini direncanakan turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari kalangan masyarakat Karo, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Sumatra Utara dan anggota DPRD Kota Medan, tokoh adat, serta cendekiawan Karo. 


"Mburo Ate Tedeh bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Karo. Kami ingin melalui kegiatan ini, ikatan kekeluargaan dan kecintaan terhadap adat serta budaya Karo semakin kuat," ujar Ginting. 


Dalam prosesi adat tersebut, Rico Waas akan ditabalkan sebagai merga Ginting Suka dengan bebere Tarigan. Sementara Airin Rico Waas akan ditabalkan sebagai beru Sembiring Pelawi bebere Karo Sekali Suka Piring.


Ginting menjelaskan, penabalan ini memiliki kaitan sejarah dengan kedekatan kakek Wali Kota Medan, Letnan Jacob Waas, yang merupakan teman seperjuangan sekaligus ajudan Pahlawan Nasional Letjen Jamin Gintings saat melawan Belanda di Tanah Karo dan Sumatera Utara pada masa revolusi sekitar 1947. 


"Hubungan sejarah antara Letnan Jacob Waas dan Letjen Jamin Gintings menjadi salah satu latar belakang penabalan merga ini. Kami ingin mengenang sekaligus menghormati ikatan persaudaraan dan perjuangan yang telah terjalin sejak masa itu," jelasnya. 


Kegiatan Mburo Ate Tedeh juga akan diisi berbagai rangkaian adat dan budaya Karo. Mulai dari penampilan alat musik tradisional, prosesi adat, tradisi adu pengantin yang melibatkan tarian dan nyanyian, hingga manuk sangkep atau makan nasi bersama. 

"Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Karo kepada masyarakat luas, terutama generasi muda. Untuk itu, kami dari panitia berharap kepada semua masyarakat Karo se Kota Medan untuk hadir dalam rangka meningkatkan talisilaturahmi sesama orang Karo," pungkas Ginting.(torong/safrizal)

 

 


Binjai | Bandar Meriah News - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Yessie Sonny Irawan serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Binjai, Rabu (04/11/2026) pukul 09.30 WIB.


Kedatangan Kapolda Sumut bersama rombongan disambut langsung Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Tika Bimo Moernanda, melalui penyambutan pengalungan bunga, tarian budaya Melayu dan jajaran hormat personel Polres Binjai.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumut melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya peresmian Gereja Oikumene Polres Binjai, penaburan benih ikan di kolam Wira Pratama, penanaman pohon buah di Taman Buah Wira Pratama, serta pelayanan bakti kesehatan bagi masyarakat di Poliklinik Polres Binjai.


Dalam arahannya, Kapolda Sumut menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, antarsuku dan antarkelompok, serta memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat.

Kapolda juga menegaskan komitmen melalui program “Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara”, dengan empat fokus utama, yakni menolak narkoba melalui pencegahan, edukasi, rehabilitasi dan penegakan hukum; memberantas kejahatan jalanan seperti begal, premanisme, curanmor, curat dan curas; serta mewujudkan ketertiban berlalu lintas melalui edukasi, keteladanan, pendekatan humanis dan penegakan hukum," terang Kapolda Sumut.


Sementara itu, Wali Kota Binjai H. Amir Hamzah, M.AP., menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di Kota Binjai tetap aman dan kondusif berkat kerja sama serta kolaborasi seluruh unsur Forkopimda dan elemen masyarakat. Ia juga menegaskan dukungan pemerintah daerah kepada Polres Binjai dalam memberantas peredaran narkoba.


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Binjai menyerahkan sertifikat tanah kepada Kapolda Sumut untuk pembangunan gedung Polsek Binjai Timur yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta KM 17, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.


Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Wali Kota Binjai H. Amir Hamzah, M.AP., Ketua DPRD Binjai Hj. K. Gusuartini Br Surbakti, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Binjai Gracieus Gracieus Kesuma Prinstama Perangin-angin, S.H., M.H., Kajari Binjai Dr. Iwan Setiawan, S.H., M.Hum., Kasdim 0203 Langkat Mayor Inf. Hasanuddin Batubara, S.Sos., perwakilan Danyon Raider 100, Dankiban Kapten Inf. Hamdani, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Binjai.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Kapolda Sumut beserta Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara dan rombongan. Ia juga memohon arahan serta bimbingan agar Polres Binjai semakin profesional, humanis dan optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat," ucap AKBP Bimo Moernanda.



Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan semakin memperkuat sinergi Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat," terangnya.(Humasresbinjai/torong/panji (04/11/2026)


Diberdayakan oleh Blogger.