Kamis, 05 Februari 2026

 


Medan | Bandar Meriah News - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, Personel Kompi 2 Batalyon C Sat Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan perawatan Lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Kamis (05/02/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lahan P2L Kompi 2 Batalyon C tersebut meliputi penggemburan tanah serta penyemaian berbagai bibit sayuran, antara lain kol, selada, dan kangkung. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan oleh personel, sebagai bagian dari komitmen satuan dalam mendukung ketahanan pangan dari lingkungan internal.


Komandan Kompi 2 Batalyon C, AKP Januar Fazhari, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan P2L bukan hanya sekadar aktivitas rutin, namun juga bentuk kepedulian Brimob terhadap ketersediaan pangan yang berkelanjutan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti merawat dan memanfaatkan lahan yang ada. Selain bermanfaat bagi satuan, kegiatan ini juga menjadi contoh positif bagi masyarakat,” ujar AKP Januar Fazhari.


Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan lahan P2L Kompi 2 Batalyon C telah disemai dengan berbagai bibit sayuran dan berada dalam kondisi bersih serta tanah yang gembur, sehingga siap untuk tahap perawatan selanjutnya hingga masa panen.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kontribusi nyata Sat Brimob Polda Sumatera Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat budaya kerja yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di lingkungan satuan.(panji)

 


Labusel| Bandar Meriah News 
- Suasana Aula Lantai 2 SBBK Kota Pinang tampak berbeda dari biasanya. Riuh rendah dukungan penonton menyatu dengan dentuman sarung tinju yang bertemu sasaran. Di sana, Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Labuhan Batu Selatan sukses mengukir sejarah baru dengan menggelar ajang "BAKU TUMBUK Part 1" Minggu(01/02/2026).


​Bukan sekadar ajang adu kekuatan, turnamen ini hadir sebagai jawaban konkret atas keresahan masyarakat terhadap maraknya kenakalan remaja dan aksi tawuran. Bekerja sama dengan PERTINA Labusel, ajang ini berhasil menarik perhatian 90 fighter muda dari lima kecamatan di Labuhan Batu Selatan, bahkan meluas hingga peserta dari Rokan Hulu, Riau. ​Mengubah "Baku Hantam" Menjadi "Baku Tumbuk" Berprestasi


​Ketua Panitia, Wahyu Ihsan Siregar, menekankan bahwa visi utama kegiatan ini adalah transformasi sosial. ​"Kami ingin mengalihkan energi besar para pemuda dari jalanan ke atas ring. Ini bukan sekadar adu jotos, tapi wadah untuk menjaring bibit atlet profesional," tegasnya.


​Dengan mengusung tema "Menumbuhkan Semangat Juara, Menjauhkan Narkoba, dan Mewujudkan Generasi Muda Labusel Berprestasi", kegiatan ini menjadi kampanye hidup sehat yang nyata. Alih-alih terjerumus dalam jeratan narkoba atau kekerasan jalanan, para pemuda diajak untuk mengejar kehormatan melalui sportivitas.


​Ketua PERTINA Labusel, Candra Mawansyah Siregar, memastikan bahwa semangat ini tidak akan padam dalam satu malam. Beliau memproyeksikan ajang "Baku Tumbuk" akan menjadi agenda rutin setiap enam bulan sekali. Langkah ini diambil demi menjaga konsistensi pembinaan atlet lokal agar siap bersaing di level nasional maupun internasional.

​Keberhasilan KBPP Polri dalam menginisiasi kegiatan ini merupakan bukti bahwa kolaborasi komunitas mampu menciptakan perubahan positif. Kini, harapan besar tertuju kepada Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan untuk memberikan apresiasi serta dukungan berkelanjutan.


​Melalui ring tinju ini, Labuhan Batu Selatan sedang mengirimkan pesan kuat: bahwa generasi muda mereka siap bertarung, bukan untuk saling menjatuhkan di jalanan, melainkan untuk mengukir prestasi yang membanggakan daerah.(panji)

 


 Batang Toru| Bandar Meriah News -  Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Brimob melaksanakan serangkaian kegiatan patroli, pembenahan posko, serta dukungan logistik di sejumlah titik strategis di Kecamatan Batang Toru, Kamis (05/02/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danki-1 Penugasan AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. tersebut berlangsung di Posko Brimob Hapesong Lama Desa Simatuhir, lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Desa Napa, Desa Garoga, serta Desa Aek Ngadol. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan hunian pascabencana berjalan aman, tertib, dan memberi rasa nyaman bagi masyarakat.


Selain patroli pengamanan di area pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, personel Brimob juga melaksanakan dapur lapangan, membenahi kamar mandi Posko Utama Garoga, serta melakukan perbaikan Posko 1 Aek Ngadol. Pembenahan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan kemanusiaan dan operasional personel di lapangan.


Hasil kegiatan menunjukkan progres signifikan. Pembenahan kamar mandi Posko Utama Garoga dan Posko 1 Aek Ngadol telah mencapai sekitar 90 persen dan dapat segera dimanfaatkan. Sementara itu, patroli pengamanan pembangunan hunian sementara di Hapesong Lama mencakup 29 kopel atau 145 pintu, dengan progres pembangunan yang bervariasi dan sebagian telah rampung sepenuhnya. Di Desa Napa, pembangunan Huntap yang direncanakan mencapai 200 pintu kini telah memasuki tahap pengecoran pondasi.


AKP Antanius Tarigan menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik dan berkelanjutan.


“Kami berupaya memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama proses pembangunan hunian pascabencana. Kehadiran Brimob adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.(panji)


 

Samosir| Bandar Meriah News - Pemerintah Kabupaten Samosir mengajukan permintaan peningkatan kualitas dan distribusi air bersih dalam Forum Group Discussion (FGD) Kerjasama Operasi (KSO) bersama Perumda Tirtanadi di Medan, Kamis (05/02/2026).

 

Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak menyampaikan bahwa pasokan air bersih masih belum mencukupi meskipun daerah berada di kawasan Danau Toba. Hal ini menjadi perhatian serius  sehingga meminta agar kebutuhan tersebut menjadi prioritas melalui PDAM lokal.

 

Pemkab Samosir juga menyoroti kejelasan laporan keuangan, sinkronisasi KSO, serta peninjauan aset yang telah diserahkan sejak 2012 hingga 2025 dengan nilai sekitar Rp86 miliar yang masih dalam proses penilaian. 


Asisten II Hotraja Sitanggang menambahkan bahwa Pemkab siap memperkuat kerjasama dan meminta format Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang baku dengan rujukan pasal hukum yang jelas untuk menghindari tumpang tindih kewenangan.

 

Direktur Utama Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti menjelaskan bahwa FGD bertujuan membahas pengelolaan dan status aset sesuai regulasi. Hasil diskusi akan menjadi acuan tindak lanjut, termasuk pembentukan satuan tugas untuk mengawasi aset agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

Divisi Aset Perumda Tirtanadi menyampaikan bahwa KSO dengan Samosir telah diperpanjang hingga 2029 dan telah berjalan sejak 2014. Terkait kualitas air, terdapat kendala akibat keruhnya air Danau Toba dan penggunaan instalasi konvensional, sehingga diperlukan koordinasi pendanaan untuk pembangunan mini water treatment yang lebih memadai.

 

BPKP Sumatera Utara menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas keuangan dalam pengelolaan air minum sebagai kebutuhan dasar. 

 

FGD diharapkan dapat memperkuat kerja sama untuk meningkatkan layanan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Indra S/fit)


Langkat| Bandar Meriah News 
-  Personel Polres Langkat melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta integritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Kamis (05 /02/2026).


Kegiatan Binrohtal dilaksanakan sesuai dengan keyakinan masing-masing personel. Untuk personel beragama Islam, kegiatan dilaksanakan di Masjid Darussalam Polres Langkat, sementara personel beragama Kristen mengikuti Binrohtal di Gedung Aula Jasmin Polres Langkat.


Dalam pelaksanaan Binrohtal Islam, ceramah disampaikan oleh Ustad Amru, S.Ag, dengan mengangkat tema “Hikmah Bulan Ramadhan”. Dalam tausiyahnya, Ustad Amru menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri, yang sangat relevan bagi personel Polri dalam menjalankan tugas secara profesional dan humanis.


Sementara itu, Binrohtal Kristen diisi oleh Pdt. Budi Kasenda, S.T, yang menyampaikan firman Tuhan berdasarkan ayat Injil 1 Petrus 3:9-10, yang mengajarkan agar tidak membalas kejahatan dengan kejahatan ataupun caci maki dengan caci maki, melainkan senantiasa memberkati, menjaga perkataan, dan menjauhi ucapan-ucapan yang menipu sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.


Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dari pembinaan karakter dan mental spiritual personel Polri.


“Melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental ini, kami berharap seluruh personel Polres Langkat semakin memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Kegiatan serupa juga secara rutin dan serentak dilaksanakan oleh Polsek jajaran sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan terhadap seluruh personel,” ungkap Kapolres Langkat.


Kegiatan Binrohtal ini merupakan wujud komitmen Polres Langkat dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang beriman, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(ros)

Rabu, 04 Februari 2026

 


 Langkat| Bandar Meriah  News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang digelar di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (04/02/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Langkat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung semangat persatuan serta program nasional yang berpihak kepada rakyat.

Acara Hari Ulang Tahun tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus Partai Gerindra serta organisasi sayap partai, di antaranya perwakilan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara M. Syah, Ketua DPD Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) Sumut H. Suratman, SP, Ketua Tani Merdeka Indonesia yang diwakili Sekretaris Jenderal Ainal Mardiah, Ketua DPC Partai Gerindra Langkat H. Dedek Pradesa, S.Sos.I, M.Sos, Ketua DPC PAPERA Langkat Ery Syahputra, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian. 

Bantuan tersebut meliputi 10 paket sembako dari DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, 10 unit alat pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, 10 kaus lengan panjang dari PT Mahakam, serta 10 paket pupuk organik dari PT Benteng Tani.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-18 kepada Partai Gerindra. 

Ia berharap partai yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut terus solid dan konsisten dengan tema “Kompak, Bergerak, dan Berdampak”.

“Sebagaimana kita ketahui, Ketua Umum Partai Gerindra adalah Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tentunya harapan beliau adalah agar kita semua dapat bersama-sama membantu mewujudkan program-program Asta Cita yang telah dicanangkan,” ujar Syah Afandin.

Lebih lanjut, Bupati Langkat mengajak seluruh elemen untuk mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kesehatan dan keistikamahan dalam memimpin bangsa. 

Ia menilai semangat kepemimpinan Presiden Prabowo merupakan cerminan kecintaan yang besar kepada rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari kita dukung kebijakan Presiden yang berpihak kepada rakyat, dan itu sudah mulai terbukti dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Syah Afandin juga menekankan bahwa untuk merealisasikan program-program nasional tersebut diperlukan kekuatan dan sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Langkat.(ros)

 


Tapsel| Bandar Meriah News 
- Wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Personel Brimob Kompi-2 Batalyon-C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Personel Brimob melaksanakan kegiatan pembersihan sampah seputaran Pasar.


Dengan semangat gotong royong dan pengabdian tanpa batas, personel Brimob menyisir luaran puskesmas dan mengangkat tumpukan sampah di Pasar Sipirok. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Brimob dalam menjaga kebersihan lingkungan.


Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya bagi warga sekitaran pasar.


Kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga sebagai penggerak kepedulian lingkungan dan sahabat masyarakat. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Brimob Kompi-2 Batalyon-C Polda Sumut berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai warisan yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.(panji)


 


Medan| Bandar Meriah  News 
- Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, memberikan perhatian serius terhadap nasib 700-an pekerja Pabrik Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan yang terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pasca terbakarnya pabrik yang memproduksi sandal tersebut.

Pasalnya, pasca terbakar di akhir Januari 2026 lalu, pabrik tersebut masih lumpuh total dan belum juga beroperasi hingga saat ini. Akibatnya, seluruh pekerja di pabrik tersebut masih dirumahkan dan terpaksa kehilangan mata pencaharian.

"Kita turut prihatin atas terbakarnya Pabrik Swallow di Medan Deli. Info yang kita terima, total ada sekitar 700 orang yang kehilangan pekerjaan karena terbakarnya pabrik tersebut," ucap Tia Ayu kepada Wartawan, Rabu (04/02/2026).

Ditegaskan Tia Ayu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan tidak boleh tinggal diam terkait nasib 700an pekerja tersebut.

Ketua PD Tidar Sumatera Utara itu meminta kepada Disnaker Kota Medan agar segera mendesak pihak pengusaha untuk menetapkan status usaha berikut status para pekerja.

"Kalau memang akan beroperasi lagi, maka segera pertegas statusnya dan tetap bayarkan gaji para pekerja. Tetapi kalau tidak beroperasi lagi, maka segera bayarkan hak pesangon para pekerja," tegasnya.

Dalam kondisi ini, sambung Tia Ayu, Disnaker Kota Medan harus mendampingi para pekerja untuk bisa mendapatkan hak-haknya.

"Disnaker Kota Medan harus hadir untuk membela dan memperjuangkan hak para pekerja. Jangan sampai ada pekerja yang tidak mendapatkan haknya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Disnaker Kota Medan mengaku telah berkoordinasi dengan pihak pengusaha Pabrik Swallow di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, terkait nasib para buruh yang dirumahkan pasca terbakarnya pabrik tersebut.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak pengusaha Pabrik Swallow tersebut, tentunya terkait nasib buruh yang selama ini bekerja disana. Sebab pasca kebakaran itu, saat ini para pekerja disana belum bisa kembali bekerja," ucap Plt Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan kepada Wartawan, Jumat (30/01/2026) lalu.

Dikatakan Ramaddan, berdasarkan data yang diterima Disnaker Medan, terdapat sebanyak 255 orang karyawan tetap yang bekerja di pabrik yang memproduksi sendal jepit tersebut. Selain karyawan tetap, terdapat sekitar 500 orang buruh lepas yang bekerja disana.

"Total ada sekitar 700-an orang yang bekerja disana, 255 orang diantaranya karyawan tetap. Untuk data detailnya nanti saya lihat lagi," ujarnya.

Diterangkan Ramaddan, meskipun pabrik tersebut habis terbakar, namun pihak pengusaha wajib membayarkan gaji para karyawannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Gaji itu wajib dibayar sampai ada kejelasan akan nasib para pekerja disana. Apakah mereka ini dipekerjakan lagi karena pabriknya akan beroperasi kembali, atau justru akan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Kalau di PHK, tentu harus dibayar hak pesangonnya, ini akan kita kawal," tutupnya.

(fit)

  


Medan| Bandar Meriah News - Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, menyerahkan bantuan berupa 200 paket sembako ke Panti Asuhan Bani Adam As di Mangaan III, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Rabu (04/02/2026).


Bantuan tersebut diberikan H. Zulkarnaen S.K.M dalam rangka memperingati HUT ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).


"Kegiatan pemberian paket sembako ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra. Hari ini, kita memilih Panti Asuhan Bani Adam As di Kecamatan Medan Deli sebagai penerima. InsyaAllah, bantuan ini dapat bermanfaat untuk para penghuni panti, khususnya anak-anak yatim yang ada di panti asuhan ini," ujarnya.


Dijelaskan Zulkarnaen yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut itu, sesuai instruksi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, seluruh kader Partai Gerindra harus selalu hadir dan dapat memberikan manfaat secara langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan, tak terkecuali anak-anak yatim yang berada di panti asuhan.


Terkhusus di momen peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra, seluruh kader Partai Gerindra harus bisa lebih dekat dengan masyarakat.


"Pak Prabowo ingin peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra ini tidak dilakukan secara euforia. Akan tetapi, peringatan HUT Partai Gerindra ini diharapkan bisa menjadi momen untuk lebih dekat dengan rakyat. Sebab Partai Gerindra lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," jelasnya.


Kedepan, lanjut Zulkarnaen, sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, dirinya akan terus berbuat untuk rakyat, khususnya masyarakat Kota Medan.


"Sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra saya bertugas untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan membela hak-hak rakyat. Sesuai instruksi Pak Prabowo, kami seluruh kader Partai Gerindra harus selalu ada untuk rakyat," tutupnya.(fit)

  


Langkat | Bandar Meriah  News -
  Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan pentingnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai instrumen strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah yang terencana, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Langkat Tahun 2027 yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (04/02/2026).

Forum Konsultasi Publik ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, khususnya untuk menjaring masukan dan saran dari para pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Langkat Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, SE beserta unsur pimpinan DPRD, Sekretaris Bappeda Litbang Provinsi Sumatera Utara Laila Jemillah Lubis, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Langkat, akademisi, perwakilan dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

RKPD Kabupaten Langkat Tahun 2027 mengusung tema “Pemantapan Kemandirian Daerah melalui Peningkatan Infrastruktur untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.” Tema ini selaras dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Langkat Tahun 2025–2029 serta mendukung prioritas pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman kerja tahunan yang menjadi acuan seluruh perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan.

“RKPD harus menjadi pedoman yang jelas dan terukur. Setiap program dan kegiatan yang direncanakan harus selaras dengan visi pembangunan daerah, fokus pada penguatan infrastruktur, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Syah Afandin.

Ia menambahkan, penyusunan RKPD harus dilakukan secara kolaboratif, berbasis data, dan memperhatikan kondisi riil daerah agar kebijakan pembangunan yang dihasilkan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan serta mendorong kemandirian daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, SE menyampaikan dukungan penuh DPRD terhadap proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan transparan.

“Forum konsultasi publik ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah, sehingga RKPD yang disusun benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Langkat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Langkat Rina Wahyuni Marpaung dalam laporannya menjelaskan bahwa forum ini bertujuan untuk menghimpun saran, masukan, dan rekomendasi dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD sebelum memasuki tahapan perencanaan selanjutnya.

Forum ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Sekretaris Bappeda Litbang Provinsi Sumatera Utara Laila Jemillah Lubis, Kepala BPS Kabupaten Langkat Muhammad Ervin Sugiar, serta perwakilan Universitas Sumatera Utara Paidi Hidayat selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dalam paparannya, Kepala BPS Kabupaten Langkat Muhammad Ervin Sugiar menyampaikan gambaran kondisi makro dan capaian indikator pembangunan Kabupaten Langkat yang menjadi dasar dalam perumusan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Litbang Provinsi Sumatera Utara Laila Jemillah Lubis menekankan pentingnya sinergi dan penyelarasan perencanaan pembangunan kabupaten/kota dengan kebijakan pembangunan provinsi dan nasional, khususnya dalam penguatan infrastruktur, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan Forum Konsultasi Publik ini ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan perangkat daerah dan pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyempurnakan RKPD Kabupaten Langkat Tahun 2027.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap dapat merumuskan arah kebijakan pembangunan yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan guna mewujudkan Langkat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.(ros)

Diberdayakan oleh Blogger.