Sabtu, 14 Maret 2026


Samosir | Bandar Meriah News
- Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengamankan komitmen dukungan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memperkuat sektor perkebunan dan pangan di Kabupaten Samosir.

 


Kementan menyetujui pengembangan 1.900 hektar lahan kopi dan 500 hektar kakao, Sabtu (14/03/2026)

 

Selain bantuan bibit, Kementan akan menyalurkan sarana produksi serta alat mesin pertanian (alsintan) untuk memodernisasi pertanian lokal. 


Bupati Vandiko juga menawarkan potensi 5.000 hektar lahan di Samosir untuk mendukung program swasembada bawang putih nasional.

 

“Pertanian adalah sektor strategis di Samosir. Kami berkomitmen mendukung swasembada pangan nasional dan berharap bantuan ini segera terealisasi untuk meningkatkan produktivitas serta ekonomi petani kami,” ujar Vandiko.

 

Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi Samosir sebagai salah satu lumbung pangan dan komoditas unggulan di Sumatera Utara. 


Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Samosir, Tumiur Gultom.(Indra Sinurat)

 


 

Samosir | Bandar Meriah News - Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Forum Penetapan Daftar Data dan Data Prioritas Daerah Tahun 2026, Sabtu (14/03/2026). 


Kegiatan bertema "Sinergitas Satu Data Indonesia (SDI) dan SIPD" ini bertujuan untuk memperkuat fondasi perencanaan pembangunan daerah.

 

Asisten Pemerintahan Sekdakab Samosir, Tunggul Sinaga, saat membuka acara menekankan bahwa penguasaan data adalah kunci kemajuan daerah. 


Tunggul menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk serius mengelola data sektoral yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi agar dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung kebijakan pemerintah.

 

Kepala BPS Samosir, Devitanorani Saragih, menambahkan bahwa komitmen OPD sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

 

Senada dengan hal itu, Kadis Kominfo Samosir, Immanuel Sitanggang, selaku Wali Data meminta seluruh pengelola data OPD aktif memperbarui data melalui aplikasi Sasada. 


Data tersebut sangat krusial sebagai dasar penetapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan arah pembangunan Kabupaten Samosir ke depan.(Indra Sinurat)

Jumat, 13 Maret 2026

  


Langkat | Bandar Meriah  News 
- Persatuan Wartawan Langkat Indonesia (PWLI) menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada para pengguna jalan di Jalan Proklamasi, Stabat, tepatnya di depan Gedung Rumah Dinas Bupati Langkat, pada Jumat (13/03/2026).

Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Puluhan paket takjil dibagikan langsung kepada pengendara yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua PWLI, Risman Sinulingga, bersama para anggota yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Langkat Indonesia turun langsung ke lokasi untuk membagikan takjil kepada masyarakat.

Aksi berbagi ini disambut antusias oleh para pengguna jalan. Banyak pengendara yang merasa terbantu dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh para wartawan tersebut. Dalam waktu singkat, seluruh takjil yang disediakan pun habis dibagikan.

Ketua PWLI, Risman Sinulingga, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa empati kami kepada masyarakat dengan cara berbagi takjil di bulan yang penuh berkah ini. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat membawa manfaat dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Persatuan Wartawan Langkat Indonesia di Kabupaten Langkat tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga berperan sebagai kontrol sosial yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“PWLI hadir di Kabupaten Langkat sebagai kontrol sosial yang tetap menjunjung tinggi kode etik wartawan serta ikut berperan dalam membangun Kabupaten Langkat yang sangat kita cintai ini,” tegas Risman dengan penuh semangat.

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara insan pers dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.(risman)


Kamis, 12 Maret 2026

 


Langkat | Bandar Meriah  News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengajak insan pers untuk terus bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama puluhan wartawan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah, baik dari media cetak maupun media online yang bertugas meliput berbagai kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Langkat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat, Wahyudiharto, S.STP., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai sarana memperkuat hubungan komunikasi dan kemitraan antara pemerintah daerah dengan insan pers.

Ia menjelaskan bahwa sinergi yang baik antara pemerintah dan media sangat penting dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas dan transparan.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk membangun hubungan kemitraan yang semakin kuat serta sinergi yang positif antara pemerintah daerah dan rekan-rekan media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Langkat, Darwis Sinulingga, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Menjelang Idul Fitri ini kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kami sebagai wartawan berharap insan pers akan terus membersamai Pemerintah dalam membangun Kabupaten Langkat,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa dirinya sebagai pimpinan daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan pers.

Ia menilai peran media sangat penting sebagai bagian dari kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat.

“Saya akan selalu menerima kritik dan akan terus berbenah dalam menjalankan amanah sebagai seorang pemimpin,” tegasnya.

Syah Afandin juga berharap insan pers dapat terus mengambil peran aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan serta memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah.

“Mari bersama membangun Langkat dengan tugas kita masing-masing. Semoga kita dapat bersama-sama membawa Kabupaten Langkat menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.(ros)



Samosir | Bandar Meriah News - Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Sopo Bolon HKBP Pangururan.


Pertemuan ini bertujuan menyusun arah pembangunan daerah yang selaras dengan visi Provinsi Sumatera Utara, Kamis (12/03/2026)

 

Dengan tema "Akselerasi Pembangunan SDM, Penguatan Ekonomi, dan Inklusi Sosial," Bupati menekankan tiga fokus utama:

 

1. Peningkatan Kualitas SDM: Melalui layanan kesehatan, pendidikan, dan penguatan karakter.

2. Ketahanan Ekonomi: Mendorong produktivitas UMKM dan perluasan lapangan kerja.

3. Inklusi Sosial: Memastikan akses layanan publik yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

 

Seluruh target tersebut akan dijabarkan ke dalam 11 program dan 45 Kegiatan Hasil Terbaik Cepat (KHTC). 


Sementara itu, pihak Pemprov Sumut dan DPRD Samosir turut menekankan pentingnya kolaborasi, perbaikan konektivitas antarwilayah, serta pelestarian lingkungan Danau Toba.

 

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah, legislatif, dan pemangku kepentingan untuk pembangunan Samosir yang berkelanjutan.(Indra Sinurat)

 


Lubuk Pakam | Bandar Meriah News
- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Deli Serdang terus berupaya mentransformasi kualitas pelayanan publik guna mendukung program unggulan Bupati Deli Serdang, yaitu CTM (Cepat, Transparan, Mudah). Hal ini ditegaskan dalam rapat Reviu Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Lubuk Pakam hari ini.

 

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Deli Serdang dan dipimpin oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Gomgom Sidabutar. Forum ini berlangsung partisipatif dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari para Camat, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku UMKM, pengurus koperasi, akademisi, media massa, hingga komunitas Srikandi Jelita

 

Amanat Undang-Undang dan Standar Pelayanan

Pelaksanaan reviu FKP ini merupakan amanat dari UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017. Gomgom Sidabutar menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah dialog untuk memastikan standar pelayanan di Diskop UKM benar-benar dapat mempercepat urusan administrasi, menjamin transparansi proses, serta menyederhanakan prosedur agar mudah diakses masyarakat.

 

"Reviu ini adalah bentuk peran serta masyarakat dalam mengevaluasi layanan kami agar tetap relevan dan efektif bagi pelaku usaha koperasi dan UMKM di Deli Serdang," ujarnya.

 

Transformasi Layanan: Efisiensi Biaya HAKI dan Sertifikasi Halal

Dalam sesi diskusi, dipaparkan sejumlah capaian nyata dalam efisiensi layanan. Salah satunya adalah pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), di mana melalui rekomendasi Dinas pelaku usaha mendapat harga lebih murah daripada tarif normal

 

Selain itu, terkait sertifikasi halal, Diskop UKM aktif memberikan pendampingan data secara gratis bagi usaha mikro. "Kami telah menjadi mitra BPJPH. Untuk kategori mikro seperti usaha keripik, kami dampingi hingga tuntas secara gratis. Sedangkan untuk kategori usaha reguler, kami arahkan ke penyedia halal yang kini sudah beragam namun tetap terkoneksi satu pintu di BPJPH," tambah Gomgom.

 

Pengawasan Ketat Subsidi Solar dan Pendampingan Digital

Satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai rekomendasi pembelian solar bersubsidi bagi UMKM sektor produksi. Mengingat adanya potensi penyelewengan di lapangan, Dinas kini memperketat syarat dengan mewajibkan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penandatanganan surat pernyataan mutlak.

 

"Kami ingin menghindari penyalahgunaan barcode atau solar yang dijual kembali. Kejujuran pelaku usaha sangat penting agar subsidi tepat sasaran," tegasnya. Terkait NIB, Dinas juga berkomitmen melakukan pendampingan teknis bagi pelaku usaha yang kesulitan dengan sistem digital agar tidak terjadi kesalahan dalam pemilihan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).

 

Responsif Terhadap Sektor Jasa Baru

Forum juga menanggapi aspirasi dari komunitas Srikandi Jelita  mengenai legalitas usaha jasa kekinian seperti home service atau layanan kebersihan rumah (homecare). Diskop UKM menyambut baik inovasi ini dan memastikan bahwa sektor jasa tersebut dapat diakomodasi legalitasnya melalui koordinasi lintas OPD agar tercipta sinkronisasi layanan.

 

Menuju Ekosistem Ekonomi yang Akuntabel

Rapat ditutup dengan harapan besar agar masukan konstruktif dari para undangan dapat menyempurnakan standar pelayanan publik di lingkungan Diskop UKM Deli Serdang. Melalui reviu ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang optimis dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dengan birokrasi yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.(indra)

 


Samosir | Bandar Meriah News - Polres Samosir melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Waterfront City Pangururan, Kamis (12/03/2026). 


Dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, apel ini menandai dimulainya pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Samosir.

 

Operasi Ketupat Toba 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. 


Kapolres menegaskan bahwa apel ini merupakan wujud sinergisitas lintas sektor antara TNI, Polri, dan Pemkab Samosir untuk memastikan pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 143,9 juta orang secara nasional dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan kunjungan wisatawan, Polres Samosir telah menyiagakan:

 

- 1 Pos Pengamanan: Simpang Tiga Tele.

- 8 Pos Pelayanan: Tersebar di titik strategis seperti Menara Pandang Tele, Simpang Gonting, Simpang Empat HKBP Bolon, Pasir Putih Parbaba, serta lima pelabuhan utama (Simanindo, Ambarita, Tomok, dan Sipinggan).

- Personel: 83 personel siaga di Mako dan Polsek, ditambah tim khusus pengurai kemacetan.

 

Kasi Humas Polres Samosir, AKP Radiaman Simarmata, mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak ragu meminta bantuan di pos terdekat atau menghubungi layanan darurat 110 jika menemukan gangguan kamtibmas. 


Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan pasukan dan sesi foto bersama unsur Forkopimda Samosir.(Indra Sinurat)



Samosir| Bandar Meriah News-nStok bahan pokok penting (Bapokting) di Kabupaten Samosir terjamin aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. 


Hal itu disampaikan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk setelah melakukan monitoring bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah di Pasar Onan Baru Pangururan, Kamis (12/03/2026)

 

"Secara umum stoknya aman dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan," ucapnya. Monitoring ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar pada 10 Maret 2026, mengingat Samosir sebagai daerah wisata diperkirakan akan menerima lonjakan kunjungan wisatawan dan perantau.

 

Hasil pantauan menunjukkan harga beras Premium Rp15.600/kg dan Medium Rp14.500/kg. Bawang merah lokal dijual Rp35.000/kg (turun dari HET Rp41.500/kg), cabai merah keriting Rp22.000/kg (turun dari HET Rp55.000/kg), serta minyak goreng stabil Rp15.700/kg. Stok beras juga aman di distributor UD. Tambun dan CV. Rodearni.

 

Pemkab Samosir telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah dan akan terus memantau perkembangan harga. 


Jika ditemukan penyimpangan, pemerintah akan melakukan intervensi. Wakil Bupati mengundang masyarakat untuk berkunjung ke Samosir, karena telah disiapkan ragam kuliner, hunian, dan fasilitas pendukung.

 

Turut menghadiri kegiatan tersebut pejabat dari DPRD, TP-PKK, Kejaksaan Negeri, Polres, serta unsur TNI dan OPD terkait.(Indra Sinurat)


 

Samosir, | Bandar Meriah News - Bupati Samosir diwakili Kepala Baperida Rajoki Simarmata bersama Kepala Daerah se-Kawasan Toba mengikuti rapat tindak lanjut Pertanian Berbasis AI yang dibuka Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution di Mess Pora-Pora Parapat, Kabupaten Simalungun.

 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dengan Kepala Daerah se-Kawasan Danau Toba yang sebelumnya diadakan di Jakarta, Kamis (12/03/2026) 

 

Gubernur Bobby menyatakan bahwa program pemerintah pusat terkait pengembangan pertanian modern berbasis AI yang akan dicanangkan di Sumut perlu didukung bersama, sejalan dengan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berfokus pada pertanian modern dan berkelanjutan. "Seluruh kepala daerah di Kawasan Toba harus berperan aktif, kita bentuk tim, dan siap mendukung program pusat," jelasnya.

 

Teknologi AI diharapkan dapat membantu petani memprediksi curah hujan, menentukan waktu tanam dan panen, menganalisis potensi serangan hama, serta menghitung proyeksi hasil produksi.(Indra Sinurat)

Rabu, 11 Maret 2026


Medan | Bandar Meriah News -
Pemerintah pusat berencana memberikan sejumlah program pemulihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut). Salah satu program tersebut adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.


Menindaklanjuti rencana tersebut, Gubernur Sumut  Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat proses sinkronisasi data UMKM antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Data tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir Maret 2026 agar program bantuan dapat segera direalisasikan.


“Untuk itu, seminggu ini memastikan data dan angka yang tadi disampaikan, baik yang kami sampaikan, dari daerah, dari perbankan, dari Himbara, dan Kementerian, ini harus disinkronisasi, sebelum tanggal 31 sudah fix agar bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," kata Gubernur Bobby Nasution usai rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (11/3/2026).


Dalam rapat yang dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman tersebut, Bobby menyampaikan bahwa banyak pelaku UMKM terdampak bencana, tidak hanya pada tempat tinggal tetapi juga pada lokasi usaha serta peralatan produksi.


"Selain tempat tinggal, tempat usaha adalah salah satu yang banyak terdampak juga, alat-alat produksi juga banyak yang terdampak, nah ini persoalan kedua yang banyak terdampak setelah kerusakan bangunan, memang saat ini di daerah terdampak bencana ekonomi sedang bangkit," kata Bobby.


Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi kepedulian Gubernur Sumut terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di daerah tersebut.


“Dan saya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara yang cukup luar biasa memperdulikan atau memikirkan saudara-saudara kita pengusaha-pengusaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Sumut ini," kata Gubernur.


Secara nasional, terdapat sekitar 193 ribu pelaku usaha atau debitur terdampak bencana di tiga provinsi yang telah terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 ribu debitur berada di Sumut.


Meski demikian, Maman sepakat dengan langkah Gubernur Bobby Nasution untuk melakukan sinkronisasi data antara Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah pusat. Ia juga memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah karena proses pemetaan masih berlangsung hingga 31 Maret 2026.


Maman juga menjelaskan beberapa bentuk relaksasi yang akan diberikan kepada debitur terdampak bencana, di antaranya grace period, perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, serta keringanan suku bunga.


"Tahun ini (suku bunga) dihilangkan, mereka 0%, jadi tidak dibebankan bunga, tahun depan nanti naik ke 3%, bank juga akan mengidentifikasi mana-mana saja UMKM Dari 193 ribu ini yang dia sudah betul-betul tidak punya kemampuan membayar, tetapi ada juga yang memang masih punya kemampuan membayar," kata Maman. (torong)


Diberdayakan oleh Blogger.