Minggu, 27 September 2026

 





Deli Serdang | Bandar Meriah News
- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut mendeklarasikan Sumut bebas rabies 2030. Deklarasi tersebut menjadi komitmen bersama untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian rabies secara terpadu sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.


Deklarasi tersebut disaksikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Minggu (27/09/2026). Pada kesempatan tersebut, Surya juga menerima sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI) atas capaian vaksinasi rabies terbanyak, yakni sebanyak 15 ribu dosis.


Surya mengatakan Pemprov Sumut berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan pusat kesehatan hewan, peningkatan kapasitas tenaga medis veteriner, serta penguatan surveilans, deteksi dini, pelaporan, dan penanganan kasus secara cepat dan tepat.


“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh kabupaten dan kota, memperkuat pusat kesehatan hewan, meningkatkan kapasitas tenaga medis veteriner, memperkuat surveilans, deteksi dini, pelaporan, serta penanganan kasus secara cepat dan tepat,” kata Surya.


Surya mengungkapkan, Sumatera Utara mencatat 280 kasus rabies sepanjang 2025. Angka tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan rabies tidak hanya berkaitan dengan kesehatan hewan, tetapi juga menyangkut perlindungan dan keselamatan masyarakat.


Lebih lanjut, Surya menegaskan target Sumut bebas rabies pada 2030 tidak akan tercapai apabila hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan melalui pendekatan One Health yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.


Selain itu, ia menyebut vaksinasi rabies massal terhadap 15 ribu ekor hewan merupakan langkah nyata untuk mendorong kesadaran masyarakat agar rutin memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaannya. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci untuk memutus rantai penularan rabies.


“Saya juga mengajak seluruh masyarakat, rutin memvaksinasi hewan peliharaannya. Kesadaran masyarakat merupakan kunci untuk memutus rantai penularan rabies,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nuryani Zainuddin mengatakan persoalan rabies tidak sekadar berbicara soal angka kasus atau program vaksinasi, melainkan menyangkut kesehatan dan kehidupan manusia.


"Di balik satu kasus rabies, ada keluarga yang cemas, ada orang tua yang berharap anaknya dapat diselamatkan, dan ada kehidupan yang dapat berakhir karena penyakit rabies ini sebenarnya dapat kita cegah," ujarnya.


Deklarasi tersebut berisi komitmen bersama untuk mewujudkan Sumatera Utara bebas rabies pada 2030 melalui pencegahan dan pengendalian rabies secara terpadu, penyediaan vaksin di seluruh kabupaten/kota, pelaksanaan surveilans dan deteksi dini, edukasi masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan One Health.(torong)


Sabtu, 26 September 2026

 



Medan | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berdiskusi dengan Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade dan asosiasi pengembang perumahan di Sumut. Antara lain membahas upaya mempercepat program pembangunan perumahan rakyat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau penerima rumah subsidi.


Diskusi tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin (TRN), Rumah Dinas Gubernur Sumut, Sabtu (26/09/2026) malam. Sejumlah persoalan dibahas, mulai dari tingginya harga material bangunan hingga upaya mempercepat proses administrasi perumahan bersubsidi.


Dalam kesempatan itu, Gubernur Bobby Nasution memberikan gambaran terkait sejumlah kondisi yang menjadi keluhan perusahaan pengembang perumahan. Salah satunya tingginya harga material bangunan serta perlunya percepatan proses administrasi untuk perumahan bersubsidi.


"Kalau untuk harga bahan material, kami coba tawarkan cara yang mungkin bisa kita atasi bersama. Jadi memang kita harus kolaborasi, agar harga itu (material bangunan) bisa lebih murah, bagaimana jumlah pembeliannya dalam skala besar, jadi ada potongan. Karena kan pemerintah punya kebutuhan juga untuk menjalankan program pembangunan," jelas Bobby Nasution.


Menurut Bobby Nasution, ide tersebut dapat dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, baik pusat maupun provinsi, untuk bersama-sama melakukan pengadaan material seperti semen dengan pihak swasta yang membutuhkannya.


"Jadi nanti pemerintah misalnya membutuhkan material, kita sampaikan ke distributor berapa kebutuhannya. Ditambah dengan kebutuhan para perusahaan pengembang perumahan. Sehingga pembelian dalam jumlah besar bisa mendapat potongan, dan harga bisa lebih murah. Dan itu (pengadaan) bisa dilakukan melalui BUMD kita," sebut Bobby.


Menurut Bobby, upaya tersebut merupakan bentuk dukungan daerah dalam menyukseskan program sejuta rumah, khususnya untuk MBR atau rumah subsidi. Selain itu, Pemprov Sumut juga mendorong agar proses administrasi seperti pengurusan sertifikat dan lainnya dapat dipermudah.


"Intinya semua pihak terkait harus saling bantu, termasuk perbankan, BUMD, pemerintah daerah, dan lainnya, untuk menyelesaikan masalah. Karena ini program nasional," kata Bobby.


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade menyambut baik usulan Gubernur Bobby Nasution untuk membantu menjaga iklim investasi di Sumut, khususnya sektor perumahan. Hal tersebut sejalan dengan langkah pemerintah pusat yang terus mendorong agar penyediaan rumah subsidi bagi MBR dapat berjalan di seluruh wilayah Indonesia.


Andre juga mengapresiasi perhatian Gubernur Bobby Nasution yang terus bekerja menghadirkan pembangunan di berbagai daerah, terutama wilayah yang selama ini masih jauh dari harapan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kehadiran negara serta manfaat pembangunan. Sebagai lembaga legislatif, pihaknya juga akan menyuarakan dan mendorong agar program pemerintah dapat berjalan.


Diskusi yang diawali dengan makan bersama tersebut berlangsung sederhana, dengan para peserta saling menyampaikan pendapat dan mencari solusi atas berbagai persoalan. Hadir di antaranya para pimpinan dan perwakilan asosiasi pengembang perumahan, BUMD Sumut, serta pejabat terkait. (torong)


  



Samosir | Bandar Meriah News  
- Banjir bandang menerjang Dusun I Sitobu Desa Garoga Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Sabtu (26/09/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.


Bencana Banjir Bandang tersebut diduga dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran air meluap. Material tanah dan lumpur dari kawasan perbukitan di sekitar Desa Garoga kemudian terbawa arus dan masuk ke permukiman warga.


Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga terdampak dan akses jalan menuju Dusun I Sitobu tertutup material tanah dan lumpur.


Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Simanindo langsung turun ke lokasi. Personel Polsek Simanindo membagi tim untuk membantu proses evakuasi warga, melakukan pembersihan material banjir dan longsoran, serta melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan.


Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak tiga unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, korban jiwa dalam kejadian tersebut Nihil dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.


Tiga rumah yang terdampak masing-masing dihuni oleh Lasmaria Sidauruk Umur 57 tahun, bersama dua orang lainnya, Saurma Manik Umur 61 tahun bersama tujuh orang lainnya,  serta Nurmasta Umur 59 tahun yang tinggal bersama Peter Curson, 80 tahun. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA).


Pada Sabtu malam sekitar pukul 20.12 WIB, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir bandang yang telah dievakuasi ke Polsek Simanindo.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas AKP Robertus Gultom, Kasat Samapta IPTU Williamson Saragih, Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Priston Simbolon serta personel Polres Samosir.


Kapolres Samosir juga berkoordinasi dan berkomunikasi langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi mereka setelah dievakuasi sekaligus memastikan keselamatan seluruh warga terdampak.


Dari hasil koordinasi tersebut, seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu. Mereka selanjutnya beristirahat di rumah keluarga masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan.


Personel Polsek Simanindo bersama unsur terkait hingga malam ini masih melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi bencana. Petugas juga terus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan serta memastikan situasi dan kondisi warga tetap aman.


Kepolisian Resor Samosir mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi terdampak untuk tetap waspada, khususnya apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman.( indra sinurat )




 



Binjai | Bandar Meriah News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polres Binjai. Komitmen tersebut diwujudkan Unit Reskrim Polsek Binjai Timur dengan mengamankan dua pria yang diduga terlibat kasus Curat di lokasi berbeda.


Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial S (24) dan Y (42). Keduanya diamankan petugas pada Jumat(25/09/2026), setelah melalui serangkaian penyelidikan.


Terduga S (24) diduga melakukan Curat terhadap sebuah ruko salon kecantikan milik ANS (51) di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, pada Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp12 juta.


Sementara itu, terduga Y (42) diduga melakukan pencurian di sebuah rumah kos yang sedang kosong milik SP (55) di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur, pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta.


Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Dapot Hutasoit, S.H., untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap kedua kasus tersebut.


Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Petugas mengamankan S (24) di Gang Pepaya, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, pada Jumat (25/09/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.


Selanjutnya, petugas menangkap Y (42) di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur, pada hari yang sama sekitar pukul 10.20 WIB.


Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi menegaskan, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Binjai Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian dengan layanan 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing.


“Polres Binjai bersama jajaran akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/torong/ 26/09/2026)



  



Samosir | Bandar Meriah News 
- Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan terhadap rencana pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan yang diinisiasi Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Vandiko saat menerima audiensi Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, bersama rombongan di Rumah Dinas Bupati Samosir, Sabtu(26/09/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan pendidikan melalui pendirian SMA unggulan berasrama di Kabupaten Samosir, termasuk dukungan dan proses perizinan yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan sekolah tersebut.

Bupati  Samosir Vandiko T. Gultom  menyambut baik rencana Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir terbuka terhadap berbagai upaya yang dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.

“Kami tetap membuka diri untuk peningkatan kualitas pendidikan. Berbagai upaya kami lakukan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pihak terkait lainnya. Puji Tuhan, ada SMA unggulan yang akan hadir di Samosir. Ternyata doa dan cita-cita kita disambut baik Tuhan dengan kedatangan Pastor yang akan mendirikan sekolah SMA unggulan,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, Pemkab Samosir siap mendukung proses pendirian sekolah tersebut sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku, termasuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Intinya kami siap mendukung, Amang Pastor. Untuk perizinan seperti PBG, kita akan bantu sesuai ketentuan. Kalau ada kendala, kita siap berkoordinasi. Ini sudah menjadi sesuatu yang kita idam-idamkan dan cita-citakan. Pemerintah bersama DPRD tentu akan mendukung sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan,” katanya.

Menurut Vandiko, kehadiran lembaga pendidikan unggulan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Samosir agar memiliki kompetensi, karakter dan daya saing yang lebih baik.

Dalam audiensi tersebut, Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph menyampaikan bahwa SMA Santo Mikael Pangururan yang selama ini berjalan sebagai sekolah reguler tetap dipertahankan. Sementara itu, SMA Plus Berasrama akan dikembangkan sebagai program pendidikan unggulan yang memiliki sistem dan fasilitas tersendiri.

Pastor Fridolinus Simanjorang mengatakan, pendirian SMA Plus Berasrama tersebut merupakan bentuk komitmen Yayasan Pendidikan Katolik  Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar untuk hadir dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“SMA Santo Mikael tetap menjadi reguler, dan kita membuat sekolah unggulan khusus yang kita pisahkan. Intinya kami ingin hadir untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” jelas Pastor Fridolinus 

Ia menyampaikan, sekolah tersebut nantinya akan memberikan prioritas bagi putra-putri Samosir dengan komposisi tertentu, sehingga keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat daerah.

Selain mengedepankan prestasi akademik, SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan diarahkan untuk membentuk lulusan yang cerdas, beriman, rendah hati, berintegritas, mandiri serta memiliki semangat untuk melayani.

Yayasan juga akan menjadikan Samosir dan Danau Toba sebagai bagian kuat dari identitas sekolah. Secara bertahap, SMA Plus tersebut ditargetkan berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan selanjutnya diarahkan menjadi boarding school Katolik berstandar nasional.

Rencana tersebut menjadi bagian dari peluang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Samosir. Kehadiran sekolah unggulan dengan sistem berasrama diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Samosir yang memiliki kompetensi dan karakter kuat.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal kolaborasi antara Yayasan Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mempersiapkan pendirian fasilitas pendidikan unggulan di Kabupaten Samosir.

Pemkab Samosir selanjutnya akan mendukung dan menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga rencana pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan dapat dipersiapkan dengan baik.( indra sinurat)






Medan | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumut memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keumatan dan pengembangan industri halal di Sumut. Hal tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Sumut periode 2024–2029.


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Sabtu (26/09/2026).


Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengapresiasi kontribusi masyarakat Minang yang dikenal tangguh dalam beradaptasi, serta turut menggerakkan roda perekonomian di daerah perantauan. Karena itu, ia mengajak IKM Sumut berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dalam mengembangkan industri halal dan ekonomi keumatan atau syariah.


"Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar, namun potensi industri halal dan literasi keuangan syariah kita masih perlu dioptimalkan. Saya memberi 'PR' sekaligus mengajak keluarga besar Minangkabau di Sumatera Utara untuk bersama-sama memperkuat ekonomi daerah melalui potensi industri halal dan perdagangan berbasis syariah," ujar Bobby Nasution.


Sementara itu, Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade menyampaikan komitmen IKM untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah di mana pun masyarakat Minang merantau, sesuai dengan filosofi "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung".


"Ajaklah kami sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi, InsyaAllah kita akan dukung sepenuhnya langkah pemerintah untuk membangun di Sumatera Utara," katanya.


Selain membahas agenda organisasi dan pembangunan, Andre yang juga Presiden Semen Padang FC sempat menyampaikan kelakar serta optimismenya terkait dinamika kompetisi sepak bola nasional saat menyapa perantau Minang dan jajaran Pemprov Sumut.


Ketua DPW IKM Sumut yang baru dilantik, Delfitri Munir, menegaskan komitmen pengurus IKM Sumut untuk mendukung program-program pembangunan Pemprov Sumut. IKM Sumut juga akan memperluas kepengurusan DPD di seluruh kabupaten/kota serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.


Dalam pelantikan tersebut, Delfitri Munir resmi dilantik sebagai Ketua DPW IKM Sumut, didampingi Afrizal Chandra Piliang sebagai Sekretaris dan Gervan Abbas sebagai Bendahara.


Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo, jajaran Forkopimda Sumut, pimpinan Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat Minang dan alumni Universitas Andalas.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi antarpengurus dan tokoh masyarakat, sebelum ditutup dengan agenda makan malam bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.(torong)




Medan | Bandar Meriah News
- Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade mengatakan, Muhammad Bobby Afif Nasution merupakan sosok gubernur yang bekerja keras membangun Provinsi Sumatera Utara. Dengan APBD yang dua kali lebih besar dari Sumatera Barat, Bobby Nasution  melakukan terobosan membangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan dengan cepat. 


"Pak Bobby ini luar biasa, gubernur yang bekerja keras," ujar Andre Rosiade saat acara pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumatera Utara periode 2024-2029, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (26/09/2026).


"Sumatera Utara itu APBD nya 2 kali daripada Sumatera Barat. Jadi kekuatan anggaran Sumatera Utara tidak bisa kita imbangi," katanya lagi.


Dengan kekuatan anggaran tersebut, kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Bobby Nasution  mampu menghadirkan berbagai proyek strategis daerah. Salah satu rencana terobosan adalah pembangunan jalan seperti kelok menuju Berastagi.


Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) berbasis APBD. Karena APBD Sumut ini luar biasa. Langkah ini terobosan luar biasa yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," kata Politisi Partai Gerindra ini.


Bukan hanya itu, ungkap Andre Rosiade, Bobby Nasution akan menuntaskan pembangunan jalan tol menuju Danau Toba serta jalur kereta api terkoneksi dari Aceh ke Sumatera Utara."InshaAllah akan segera digenjot beliau," ucapnya.


Pun begitu, kata Andre Rosiade, Sumatera Barat juga membangun jalan tol  Sicincin menuju Bukittinggi di akhir tahun 2026, dengan nilai anggaran Rp29 Triliun bersumber dari APBN.


Pada kesempatan itu, Andre Rosiade mengajak keluarga besar IKM dan warga Minang mendukung langkah dan upaya pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan pembangunan. Dia juga berharap Pemprov Sumut juga memperluas konektivitas serta membuka lapangan kerja yang lebih luas untuk para perantau khususnya warga Minang.


Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengajak warga Minang untuk menggali potensi industri halal untuk menjadi potensi ekonomi dan mampu menyelesaikan persoalan kesejahteraan.


"Potensi dari sisi keumatan yang belum pernah ataupun jarang sekali kita sentuh yaitu adalah industri halal yang ada di wilayah kita. Hari ini Bapak Presiden sudah membuat badan tersendiri, badan halal, yang dulunya kalau kita bilang itu orang tahu yang berada halal ini hanya tempat-tempat buat sertifikat halal, bukan hanya itu. Tapi ini bagaimana kita bisa menggali potensi industri halal yang ada di daerah kita," jelasnya.


Bobby Nasution juga mengakui warga Minang bisa bertahan di suatu wilayah yang bukan kampung asalnya dengan beradaptasi dan membangun komunitas untuk membangkitkan perekonomian.(torong)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Polres Binjai mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (26/09/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Anindya Polres Binjai mulai pukul 10.00 WIB.


Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST, S.H., M.H., para pejabat utama, perwira, serta personel Polres Binjai.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Kapolri, ceramah oleh K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), sesi tanya jawab, dan doa.


Pembinaan rohani ini dilaksanakan sebagai sarana penguatan mental dan spiritual personel Polri, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membentuk sikap ikhlas, sabar, disiplin, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.



Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai pembinaan rohani dapat menjadi penguat bagi personel Polres Binjai dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.Humas Polres Binjai/Torong (26/09/2026)



 



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R.Bimo Moernanda,S.ik., M.H.menghadiri  Kegiatan Ikhtitam (Penutupan) Maulid Arba'in berlangsung di halaman Masjid Al-Fatih, Jalan Sukarno-Hatta Km 17, Lingkungan I, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Jumat (25/09/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WIB tersebut dihadiri kurang lebih 500 jamaah serta perwakilan santri dari sejumlah pondok pesantren di Kota Binjai, Medan, Deli Serdang dan Langkat.


Kegiatan turut dihadiri Ustadz Habib Salim Bin Abdurahman Al-Jufri dari Gorontalo, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., Waka Polres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nst, S.H., M.H., Kabag Kesra Pemko Binjai Ariandi Ayun S.STP., M.H., Ketua MUI Kota Binjai Ustadz Rizaldi Syarifudin Nst., Ketua NU Kota Binjai Asmuri Hafiz, serta sejumlah tokoh agama dan undangan lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan perwakilan Wali Kota Binjai, sambutan Ketua MUI dan Ketua NU Kota Binjai, ceramah agama, Mahalul Qiyam, doa dan penutup.


Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Habib Salim Bin Abdurahman Al-Jufri menyampaikan ceramah dengan tema “40 Hari Meneladani Akhlak Rasulullah.” Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk mengenal, mencintai dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan pentingnya memperbanyak selawat, menjaga kasih sayang, membiasakan senyum, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama melalui sedekah dan saling berbagi.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa Maulid Nabi menjadi sarana untuk semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW serta mengamalkan sifat-sifat mulia yang dicontohkan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah juga diajak untuk tidak hanya memperingati Maulid sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai momentum memperbaiki akhlak dan meningkatkan amal ibadah.



Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Binjai dan Polsek Binjai Timur melaksanakan pengamanan secara terbuka maupun tertutup sesuai surat perintah. Pengamanan dipimpin Kanit Res Polsek Binjai Timur IPTU Dapot Hutasoit, S.H. Hingga kegiatan berakhir pada pukul 23.55 WIB, seluruh rangkaian Ikhtitam Maulid Arba'in di halaman Masjid Al-Fatih Binjai berjalan dengan aman, tertib dan lancar.(Humas Polres Binjai/torong/26/09/2026)



Jumat, 25 September 2026




Binjai | Bandar Meriah News
-  Dalam upaya mempererat silaturahmi serta menjaga kerukunan antarumat beragama, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas dengan umat Hindu Kota Binjai di Kuil Sri Mariamman, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (25/09/2026) malam.


Kegiatan yang berlangsung sekira pukul 19.30 WIB tersebut dilaksanakan bertepatan dengan ritual peribadahan umat Hindu Kota Binjai. Kehadiran Kapolres Binjai beserta jajaran merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, tertib, dan khusyuk.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Binjai didampingi Waka Polres Binjai Kompol Sofian Helmi Nasution, S.H., M.H., Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.H., M.Tr.A.P., Kasi Propam Polres Binjai AKP Kusuma Hadi, serta Kasat Binmas Polres Binjai AKP Cristin M. Panjaitan.


Pendeta Kuil Sri Mariamman Binjai, Siwa Kumar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Binjai beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah umat Hindu menjadi bentuk nyata perhatian dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun ras.


Sementara itu, Kapolres Binjai menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus memastikan pelaksanaan ritual peribadahan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.


Kapolres Binjai juga mengajak seluruh umat Hindu Kota Binjai untuk terus menjaga toleransi, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan suasana Kota Binjai yang aman, damai, dan harmonis.


“Kehadiran kami malam ini adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus memastikan seluruh umat Hindu Kota Binjai dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Polres Binjai berkomitmen untuk terus mengayomi dan melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan,” disampaikan Kapolres Binjai.



Melalui kegiatan tersebut, Polres Binjai berharap hubungan yang harmonis dengan seluruh tokoh agama dan elemen masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta Kota Binjai yang aman, kondusif, toleran, dan penuh kerukunan.(Humasresbinjai/torong)



Diberdayakan oleh Blogger.