Selasa, 26 Mei 2026


Langkat, BMN - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda, Kapolres Langkat hadir langsung sebagai pembina upacara bendera di SMAN 1 Wampu pada Senin, 25 Mei 2026 sekira pukul 07.30 WIB.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Langkat tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat beserta sejumlah personel Polres Langkat, Kepala Sekolah, para tenaga pengajar, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi SMAN 1 Wampu.

Dalam amanatnya, Kapolres Langkat menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Karena itu, para pelajar diminta untuk terus semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Kapolres juga mengingatkan agar para siswa tidak terlibat tawuran, geng motor, maupun penyalahgunaan narkotika yang saat ini menjadi perhatian serius kepolisian.

Menurut Kapolres, kenakalan remaja biasanya berawal dari hal-hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah dan salah memilih lingkungan pergaulan.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Langkat turut mengutip pesan dari Soekarno, “Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia.” Kapolres menjelaskan bahwa pemuda memiliki kekuatan besar untuk membawa perubahan dan kemajuan bangsa apabila dipersiapkan dengan disiplin, pendidikan, dan karakter yang baik.

Kapolres juga menyampaikan pesan Bung Karno lainnya, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit.

Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” Menurut Kapolres, setiap pelajar harus memiliki cita-cita dan mimpi besar untuk masa depan.

Namun untuk meraih keberhasilan tersebut dibutuhkan perjuangan, disiplin, kerja keras, doa, serta komitmen yang kuat.

Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan karena semua membutuhkan proses dan pengorbanan.

Selain itu, Kapolres Langkat turut memberikan edukasi kepada para siswa agar bijak menggunakan media sosial di era post-truth, di mana opini dan informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah memengaruhi masyarakat.

Para pelajar diingatkan agar melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi sehingga tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong ataupun fitnah.

Kapolres juga mengajak para siswa untuk menjauhi tindakan bullying maupun perundungan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dengan kekurangan ataupun kondisi fisik tertentu. Karena itu, para pelajar diminta untuk saling menghormati, menghargai, dan menjaga hubungan pertemanan yang baik.

Tidak hanya itu, Kapolres juga menekankan pentingnya disiplin dan tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara.

Menurutnya, aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda usia produktif sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Di akhir amanatnya, Kapolres Langkat berpesan kepada seluruh siswa-siswi agar tetap semangat dalam meraih cita-cita, belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perbuatan negatif.

Kapolres juga menyampaikan doa dan harapannya agar kelak para pelajar menjadi orang-orang sukses, berguna bagi masyarakat, serta mampu membawa nama baik keluarga, bangsa, dan negara.

Para guru dan siswa-siswi terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta penyampaian motivasi dari Kapolres Langkat.

Kehadiran Polri di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat positif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dan kedisiplinan di kalangan pelajar.

Di akhir kegiatan, Polres Langkat mengimbau masyarakat apabila membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian agar segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

(ROS)

Senin, 25 Mei 2026



BINJAI, BMN— Satresnarkoba Polres Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di Kota Binjai. Dalam kurun waktu hanya 12 hari, mulai tanggal 12 hingga 24 Mei 2026, petugas berhasil mengungkap 13 kasus narkoba dan mengamankan 15 tersangka.

Dari 15 pelaku yang diamankan, terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan. Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 21,78 gram, 16 butir ekstasi, 6 unit handphone, 5 unit sepeda motor, serta 1 unit timbangan elektrik.

Kasat Resnarkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan keseriusan pihak kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Binjai.

“Seluruh pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” tegas AKP Ismail Pane.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal menegaskan bahwa perang terhadap narkoba akan terus dilakukan tanpa kompromi demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Ini adalah bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga Kota Binjai dengan memberikan informasi kepada kepolisian melalui Call Center 110,” tegas Kapolres.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Binjai terus hadir dan bergerak aktif menjaga keamanan serta menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba., Tegal AKBP Mirzal.

(Torong)


Binjai, BMN – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menggalkan peredaran narkoba serta menangkap seorang laki-laki sebagai pengedar inisial TS (44) di TKP jalan Jenderal Gatot Subroto kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota., Jumat (22/5/26) pukul 13.30 wib siang hari.

Penangkapan ini diawali adanya informasi masyarakat yang direspon langsung oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., untuk menindak lanjuti informasi tersebut, kemudian menerintahkan Kanit-2 IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H, untuk melakukan penyelidikan.

Ketika petugas tiba di TKP, kemudian menemukan seorang laki-laki yang sedang duduk santai, namun ketika dihampiri terduga langsung gugup serta terlihat oleh petugas menjatuhkan barang yang sedang dipegang olehnya. Kemudian disuruh ambil kembali oleh petugas sehingga diketahui yang dibuang oleh TS (44) adalah narkoba jenis sabu-sabu dengan berat : 1 ( satu) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,271 gram serta pelaku langsung mengakuinya., ucap AKP Ismail Pane.

Terhadap TS (44) dijerat pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Thn 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf UU. RI No.1 tentang KUHP Jo UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 4 (empat) Tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun. terang Kasat Narkoba.

Kapolres Binjai, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai, serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, tegas AKBP Mirzal.

(Torong)



BINJAI, BMN - Satres Narkoba Polres Binjai kolaborasi dengan BNNK untuk melakukan Grebek Sarang Narkoba (GSN) di jalan Dipenogoro Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2026 sekira pukul 17.00 wib, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., melalui kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., berkolaborasi bersama BNNK Binjai untuk melakukan penindakan terhadap lokasi yang diduga sebagai tempat peredaran gelap narkoba.

Dalam melakukan penindakan tersebut, dipimpin langsung oleh Kabag Ops KOMPOL Kusnadi bersama Ka BNNK Binjai, Ucok Fery Sembiring, M.H., juga didampingi oleh personil PM TNI.

Saat petugas gabungan melakukan penggrebekan di TKP jalan Dipenogoro, diamankan 2 (dua) orang laki-laki yang bernama EG (28) & DS (40) serta 1 (satu) orang perempuan NY (16), dan ditemukan barang bukti dari lokasi :

" 2 (dua) Buah plastik klip ukuran kecil diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,26 gram, 1(satu) Buah plastik klip ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,53gram, 2 (dua) unit Timbangan elektrik, 11 (sebelas) buah alat hisap sabu (bong), 43 (empat puluh tiga) buah mancis, 4 (empat) bungkus besar plastik klip kosong, Uang tunai Rp. 1.416.000 (satu juta empat ratus enam belas ribu rupiah), 3 (tiga) unit alat komunikasi Radio HT, 3 (tiga) unit handphone, 20 (dua puluh) unit Sepeda motor, 1 (satu) unit sepeda listrik, 15 (lima belas) unit Mesin judi jackpot serta 1 (satu) unit mesin judi Tembak Ikan.,

" Kemudian personil gabungan melakukan pembongkaran terhadap barak narkoba tersebut selanjutnya memusnahkannya dengan cara dibakar., tegas AKP Ismail Pane.

Saat ini terhadap EG (28) & DS (40) serta 1 NY (16) beserta barang buktinya di boyong ke satresnarkoba polres Binjai guna dilakukan penyelidikan selanjutnya, ucap kasat narkoba.

Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110 apabila mengetahui adanya peredaran narkoba maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Dan Polres Binjai tetap berkomitmen akan terus brantas dan musnahkan terhadap barak-barak yang digunakan sebagai tempat penyalah gunakan narkoba., ujar AKBP Mirzal.

(Torong)


Medan, BMN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin langsung aksi gotong royong massal lintas sektoral guna mempercepat persiapan Stadion Teladan yang akan menjadi kandidat salah satu venue ajang bergengsi Piala AFF U-19, Sabtu (23/5/2026).

​Aksi bersih-bersih ini menjadi langkah taktis Pemko Medan dalam menyulap wajah Stadion Teladan yang saat ini masih dalam tahap finalisasi konstruksi agar siap menggelar laga internasional tersebut.

​Dalam aksi gotong royong yang dimulai sejak pagi hingga menjelang siang itu, Rico Waas tampak membaur bersama seluruh perangkat kecamatan, kelurahan, hingga petugas kebersihan. Fokus utama gotong royong kali ini adalah membersihkan sisa-sisa material pembangunan dan mematangkan estetika stadion.

​"Hari ini kita menginisiasi gotong royong massal. kali ini kita ajak seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan untuk bersama-sama turun ke Stadion Teladan. Karena masih ada beberapa bagian stadion yang dalam tahap konstruksi, kita bersihkan sama-sama di akhir minggu ini," kata Rico Waas.

Dengan kesiapan yang semakin matang, Rico Waas siap membuktikan Medan sebagai tuan rumah yang ramah, aman, dan berstandar internasional.

Turut pula hadir dalam kegiatan gotong royong masal itu unsur Forkopimda Kota Medan, Pimpinan Perangkat Daerah beserta para Camat.

(*)


Langkat, BMN- Di tengah situasi gangguan kelistrikan atau black out yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera serta pasca penyesuaian harga BBM non subsidi, Polres Langkat bergerak cepat melaksanakan patroli skala besar secara terpadu di seluruh wilayah hukum Polres Langkat, Sabtu (23/05/2026) malam.

Sebelum pelaksanaan patroli dimulai, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan di Mapolres Langkat yang dipimpin Kabag Ops KOMPOL Firman Parangin-angin, S.H. Dalam arahannya, Kabag Ops menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli secara humanis, responsif dan maksimal dalam menjaga situasi kamtibmas di tengah masyarakat.

Kabag Ops juga menginstruksikan personel agar meningkatkan pengawasan di lokasi rawan gangguan kamtibmas, objek vital, SPBU, pusat keramaian serta mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan dan kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor) yang berpotensi terjadi di tengah situasi black out.

Usai apel dan arahan, patroli skala besar dilaksanakan dengan membagi wilayah pengamanan menjadi tiga zona patroli guna memaksimalkan pengawasan dan respons cepat kepolisian di lapangan.

Untuk wilayah Kota Stabat dan sekitarnya, patroli dipimpin Kasat Lantas AKP MHD Tomi Peranata, S.T., K.SIK., M.H didampingi Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, S.H bersama para perwira dan personel gabungan dengan menyasar SPBU, pusat keramaian, jalur utama, perbankan, kantor PLN dan objek vital lainnya.

Sementara patroli di wilayah Langkat Hilir dan Teluk Aru dipimpin Kasat Samapta AKP Syafril Sinaga, S.H bersama para perwira dan personel gabungan guna melakukan patroli mobile serta pengawasan di jalur strategis, kawasan pemukiman dan lokasi pelayanan publik.

Sedangkan patroli di wilayah Langkat Hulu dipimpin langsung Kabag Ops KOMPOL Firman Parangin-angin, S.H bersama personel gabungan guna memastikan situasi keamanan masyarakat tetap terkendali dan kondusif.

Adapun personel yang melaksanakan kegiatan patroli tersebut merupakan personel yang telah tersprint dari berbagai satuan fungsi operasional dan Polsek jajaran Polres Langkat, terdiri dari personel Sat Lantas, Sat Samapta, fungsi operasional, para perwira pengendali serta personel Polsek jajaran yang diterjunkan untuk melaksanakan patroli dan pengamanan di wilayah masing-masing.

Kabag Ops Polres Langkat KOMPOL Firman Parangin-angin, S.H menyampaikan bahwa patroli skala besar ini merupakan langkah preventif Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah situasi gangguan kelistrikan.

“Kami memastikan seluruh personel bergerak di lapangan untuk melaksanakan patroli dan pengamanan di titik-titik rawan, objek vital, SPBU serta pusat aktivitas masyarakat guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun aksi kriminalitas lainnya,” ujarnya.

Dari hasil patroli yang dilakukan, jajaran Polres Langkat tidak menemukan adanya gejolak masyarakat, aksi provokasi maupun gangguan keamanan yang menonjol, Distribusi BBM di sejumlah SPBU juga terpantau berjalan normal tanpa adanya kelangkaan maupun aksi panic buying.

Selain itu, pengamanan di kantor PLN, perbankan dan objek vital lainnya juga terus ditingkatkan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya situasi black out.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, dalam keterangannya menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat dan siap menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami tidak ingin masyarakat merasa khawatir. Polres Langkat bersama jajaran terus melaksanakan patroli dan pengamanan secara intensif demi memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres Langkat.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi di era post truth saat ini, di mana opini dan persepsi sering kali mengaburkan fakta yang sebenarnya.

“Di era post truth saat ini, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap isu maupun informasi yang belum tentu benar. Pastikan informasi yang diterima sudah terverifikasi sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun provokasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran personel Polri di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih tenang dan aman dengan adanya patroli intensif yang dilakukan jajaran Polres Langkat di tengah situasi gangguan kelistrikan tersebut.

Polres Langkat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan melalui layanan Call Center Polri 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

Melalui patroli skala besar ini, Polres Langkat menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

(ROS)


Medan, BMN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi menyelenggarakan pameran kerajinan bergengsi International Handicraft Trade Fair (INACRAF) di Kota Medan. Bahkan, Pemprov Sumut menawarkan sinergi besar dengan menggabungkan event INACRAF bersama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada tahun 2027 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, saat menerima audiensi pengurus Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (25/5/2026).

“Tentunya kami menyambut baik kegiatan ini. Pemprov Sumut memiliki tagline ‘Kolaborasi Sumut Berkah’ dan kegiatan ini sangat sejalan untuk bisa kita kolaborasikan nantinya,” ujar Sulaiman Harahap.

Untuk menyukseskan penyelenggaraan event tersebut di Kota Medan, Sulaiman meminta koordinasi terkait teknis, lokasi, hingga persiapan acara dilakukan secara matang. Ia juga menawarkan dua opsi strategis terkait waktu pelaksanaan kegiatan.

Pertama, Pemprov Sumut menawarkan kolaborasi besar dengan menyatukan momentum perayaan PRSU 2027 bersama pameran INACRAF agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Kedua, apabila ASEPHI ingin menggelar INACRAF dalam waktu dekat tahun ini, Pemprov Sumut menyarankan agar kegiatan dilaksanakan di pusat perbelanjaan strategis di Kota Medan.

“Saya minta ini harus dikomunikasikan lebih lanjut secara matang mengenai penyelenggaraan event ini. Kita coba di tahun 2027 nanti kita dapat berkolaborasi, perayaan PRSU bergabung dengan event INACRAF,” tambah Sulaiman.

Sulaiman juga mengakui kualitas produk-produk yang ditampilkan dalam jaringan INACRAF. Berdasarkan pengalamannya saat mengunjungi pameran tersebut di Jakarta, produk kerajinan tangan yang dipamerkan memiliki kualitas sangat baik dengan harga yang tetap terjangkau.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan BPD ASEPHI Sumut, RE Nainggolan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemprov Sumut. Ia menjelaskan, ASEPHI merupakan wadah strategis bagi para pelaku usaha kerajinan dengan jaringan pasar yang luas.

Saat ini, ASEPHI menaungi sekitar 2.000 anggota aktif dalam program ekspor, dengan INACRAF sebagai pameran unggulan utamanya.

“Setiap pameran INACRAF digelar, pengunjung yang hadir bisa mencapai hampir 70.000 orang. Terdekat, kami akan menjadwalkan pameran pada 15 Juli di Jogja, yang kemudian diikuti di beberapa daerah lain. Tentu saja, Kota Medan menjadi salah satu target utama kami,” kata RE Nainggolan.

Menurutnya, Kota Medan memiliki potensi besar dalam peta perdagangan nasional. Kehadiran INACRAF di Medan diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi wadah transfer teknologi serta peningkatan kapasitas bagi para pengrajin lokal.

“Sampai saat ini kami masih meninjau lokasi yang paling tepat untuk pelaksanaan event tersebut. Kami sangat berharap Pemerintah Provinsi dapat menjadi mitra strategis untuk membantu menentukan lokasi terbaik serta mendukung kesuksesan acara ini,” katanya.

(Torong)

Sabtu, 23 Mei 2026



Langkat, BMN - Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si kembali menunjukkan komitmen Polri Presisi yang humanis dengan menghadiri kegiatan silaturahmi masyarakat Kecamatan Pematang Jaya yang berlangsung di Desa Sarang Jaya Hilir, Kecamatan Pematang Jaya, Jumat (22/05/2026).

Kehadiran Kapolres Langkat beserta rombongan yang terdiri dari para Pejabat Utama Polres Langkat, Kapolsek Pangkalan Susu AKP Dedi Y.P. Ginting, S.H., M.H beserta personel, disambut hangat oleh Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga, S.Sos., M.M, para Kepala Desa se-Kecamatan Pematang Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur instansi kecamatan serta masyarakat Kecamatan Pematang Jaya.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat Kapolres Langkat tiba di lokasi kegiatan dan menerima pengalungan bunga serta penampilan tari persembahan dari masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada Polri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Langkat juga menerima piagam penghargaan dan plakat ucapan terima kasih dari masyarakat Kecamatan Pematang Jaya atas kepedulian dan respon cepat Polres Langkat saat membantu masyarakat terdampak banjir besar pada November 2025 lalu.

Masyarakat menyampaikan bahwa Polres Langkat menjadi pihak pertama yang hadir memberikan bantuan sembako dan kebutuhan pokok kepada warga pasca banjir.

Saat itu, banjir besar menyebabkan akses jalan menuju Kecamatan Pematang Jaya terputus dan sejumlah desa terisolir, sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, Kapolres Langkat bersama personel Polres Langkat turun langsung membawa bantuan sembako menggunakan beberapa kendaraan dan menyalurkannya hingga ke wilayah terdampak melalui jalur laut bersama Polsek Pangkalan Susu.

Dalam sambutannya, masyarakat dan para kepala desa se-Kecamatan Pematang Jaya turut menyampaikan harapan agar ke depan dapat dibentuk Polsek di Kecamatan Pematang Jaya guna mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta mempercepat penanganan gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menyampaikan bahwa rencana pembangunan Polsek di Kecamatan Pematang Jaya telah masuk dalam program dan perencanaan Polres Langkat.

Kapolres juga menyampaikan rasa haru atas sambutan masyarakat serta mengajak seluruh warga untuk terus menjaga sinergitas bersama Polri demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, menurutnya, di era saat ini opini dan persepsi sering kali dapat mengaburkan fakta sebenarnya, sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

“Jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar sebelum dipastikan kebenarannya, lakukan tabayun agar tidak mudah terpengaruh opini yang dapat memecah persatuan,” ujar Kapolres.

Kapolres Langkat juga mensosialisasikan layanan pengaduan darurat Call Center 110 Polri yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas secara cepat.

“Kami berharap masyarakat terus menjalin komunikasi dengan Polri, jika membutuhkan bantuan kepolisian, silakan manfaatkan layanan 110 yang aktif selama 24 jam,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Kapolres Langkat turut memberikan bantuan sembako kepada para kaum duafa serta santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat Pematang Jaya yang mengapresiasi perhatian dan kepedulian Kapolres Langkat terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
(ROS)

 

Tebing Tinggi, BMN - Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan Pemerintah Kota Tanjungbalai resmi menjalin sinergi dalam penguatan pelayanan publik berbasis digital. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, bersama Sekdako Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, di Ruang Mawar, Lantai 3 Gedung Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (22/5/2026).

Kolaborasi ini difokuskan pada pengelolaan aplikasi pemerintahan dan percepatan reformasi birokrasi guna menghadirkan pelayanan yang lebih responsif bagi masyarakat di kedua daerah.

Dalam sambutannya, Sekdako Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, menekankan bahwa penerapan sistem aplikasi pemerintahan bukan sekadar masalah penyediaan anggaran, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjalankannya sistem keberlanjutan. Sekdako Tebing Tinggi juga menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar seremoni di atas kertas.

"Kerja sama ini bukan sekadar seremoni penandatanganan, tetapi bagaimana aplikasi dan sistem yang telah dibangun dapat benar-benar diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sekdako Erwin Suheri Damanik.

Sekdako Tebing Tinggi juga memaparkan berbagai tantangan birokrasi yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari reformasi birokrasi, implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) hingga keterbatasan sumber daya aparatur dan anggaran daerah. Menurutnya, tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik membuat pemerintah daerah harus terus berinovasi dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

 “Kepala OPD harus memiliki mental pelayanan yang kuat. Semua harus bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat, karena saat ini masyarakat bisa langsung menyampaikan laporan kepada kepala daerah,” katanya.

Sementara itu, Sekdako Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Tebing Tinggi atas keterbukaan dalam berbagi inovasi pelayanan digital, salah satunya melalui aplikasi "SITALAKBAJAKUN". Sekdako Nurmalini mengungkapkan bahwa pihaknya tertarik mengadopsi sejumlah aplikasi milik Pemko Tebing Tinggi karena dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

 “Aplikasi bukan hanya soal dibuat, tetapi bagaimana dipelihara dan benar-benar digunakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sekdako Tanjungbalai juga berbagi informasi mengenai inovasi pelayanan berbasis digital yang tengah dikembangkan Pemko Tanjungbalai, seperti aplikasi "CATIN" yang terintegrasi untuk pelayanan calon pengantin melalui kerja sama lintas OPD.

Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks, sehingga aparatur sipil negara dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 “Kita sekarang dituntut bukan hanya menjadi ASN yang melayani, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat secara cepat dan tepat,” ucap Sekdako Nurmalini.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah berharap sinergi dan pertukaran inovasi dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tebing Tinggi Reza Agista, Kabag Organisasi Ernawati Lubis, Kabag Pemerintahan Risky Safitri, serta jajaran Pemerintah Kota Tanjungbalai.

(*)


Medan, BMN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengaku menolak menandatangani sejumlah pengajuan proyek dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut yang dinilai tidak masuk akal dan terkesan di-mark up.

Bobby menyebut, sejak dirinya dinyatakan menang Pilgub Sumut oleh KPU beberapa waktu lalu, banyak pihak mulai mendekat dan mencoba meloloskan berbagai proyek dengan meminta persetujuan darinya.

Namun, sejumlah pengajuan itu justru membuat Bobby geram karena dokumen proyek disebut tiba-tiba sudah berada di mejanya untuk diteken tanpa pernah dipaparkan secara terbuka.

“Ada yang datang ngucapin selamat, habis itu minta tanda tangan. Saya bilang, ini proyek apa? Kok tiba-tiba sudah ada di meja saya,” ujar Bobby dalam keterangannya.

Salah satu yang disorot Bobby yakni proyek pembangunan fisik sebuah gedung dengan nilai anggaran mencapai Rp484 miliar. Menurutnya, proyek tersebut tidak pernah dipresentasikan secara detail, baik soal konsep pembangunan maupun rincian anggarannya.

“Gedungnya nggak pernah dipaparkan, nggak pernah diekspos, tiba-tiba minta diteken. Nilainya sampai ratusan miliar. Saya tolak,” katanya.

Bobby menegaskan dirinya tidak ingin asal menyetujui proyek tanpa kajian yang jelas, terlebih jika anggarannya terkesan dimahalkan.

Ia mengaku akan lebih ketat memeriksa seluruh pengajuan proyek dari OPD agar tidak ada praktik pemborosan anggaran maupun permainan proyek di lingkungan Pemprov Sumut.

“Saya nggak mau tanda tangan kalau prosesnya nggak jelas. Semua harus transparan dan masuk akal,” tegasnya.

Sikap Bobby tersebut sekaligus menjadi sinyal keras bagi OPD di lingkungan Pemprov Sumut agar tidak lagi mengajukan proyek yang dinilai janggal ataupun hanya mengandalkan kedekatan politik untuk mendapatkan persetujuan anggaran.

Menurut Bobby, setiap program pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran daerah.

(Torong)
Diberdayakan oleh Blogger.