Jumat, 04 September 2026



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. melaksanakan ibadah sholat Ju'mat berjemaah bersama elemen masyarakat di masjid raya kota binjai pada Jumat (04/09/2026). Kegiatan keagamaan ini dilakukan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sekaligus untuk mempererat jalinan silaturahmi antara aparat penegak hukum dan warga di Masjid Raya Kota Binjai Jalan Kh Wahid Hasyim Kecamatan Binjai Kota pada pukul 12.00 wib


Seusai menunaikan ibadah sholat Jumat, Kapolres Binjai didampingi  Pejabat Utama (PJU) Polres binjai meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan tokoh agama,alim , ulama dan warga sekitar. Kesempatan ini digunakan pihak kepolisian untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.


Kapolres Binjai menegaskan bahwa kegiatan Jumat ini merupakan program untuk memastikan kepolisian selalu dekat dengan masyarakat dan siap melayani masyarakat. Melalui interaksi tatap muka di rumah ibadah, Polri berkomitmen untuk membangun komunikasi yang inklusif demi menyerap informasi kamtibmas secara cepat dan akurat


Dalam pesan kamtibmasnya, Kapolres binjai mengajak seluruh jemaah untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mengantisipasi peredaran narkoba, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Sinergitas yang kokoh antara ulama, tokoh masyarakat, dan kepolisian menjadi pilar utama dalam menciptakan situasi kota yang aman, sejuk, dan kondusif.(Humasresbinjai/torong)






Tapteng | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja untuk meninjau hunian tetap serta sejumlah infrastruktur di wilayah Tapanuli.


Kedatangan Wapres Gibran di Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), disambut langsung Gubernur Bobby Nasution bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Jumat (04/09/2026).


Usai penyambutan, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution langsung menuju sejumlah lokasi peninjauan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.


Di Tapteng, Wapres Gibran meninjau sejumlah sektor, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur. Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SMAN 1 Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke sejumlah lokasi hunian tetap dan infrastruktur, di antaranya Hunian Tetap Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, serta Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.


Selanjutnya, Wapres Gibran bersama Gubernur Bobby Nasution meninjau Hunian Tetap Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Hunian Tetap Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.


Selain itu, keduanya juga meninjau Jembatan Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.(torong/agustus)


Kamis, 03 September 2026

 


Tapteng| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kehadiran jembatan tersebut diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat dan mendukung aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.


Peresmian jembatan tersebut dilakukan Bobby, Kamis (03/09/2026). Jembatan Bailey Parjalihotan dibangun personel TNI bersama masyarakat dan menjadi salah satu dari 13 jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI dan masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut.


Jembatan Bailey Parjalihotan menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 Desa Parjalihotan. Bobby mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memantau kondisi jembatan agar dapat terus digunakan dengan baik.


“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya kalau kalau masih ada kekurangan boleh kita bantu penguatannya," kata Bobby.


Bobby mengapresiasi TNI yang telah berkolaborasi dengan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat.


"Mudah-mudahan dapat membantu akses bapak ibu semua untuk anak-anak sekolah,” kata Bobby.


Bobby mengatakan, pembangunan Jembatan Bailey tersebut merupakan salah satu upaya penanganan bencana yang terjadi di Tapteng dan sejumlah wilayah Sumut. Penanganan dampak bencana di Sumut, menurutnya, akan terus dilakukan hingga 2028.


"Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028, misalnya ada jalan yang rusak nanti kita bangun,” kata Bobby.


Selain meresmikan jembatan, Bobby juga berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam dialog tersebut, Bobby menyampaikan rencana pemberian modal usaha bagi masyarakat melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Bank Sumut.


“Minggu depan, Pemprov Sumut dan Bank Sumut bisa memberikan modal usaha untuk ibu-ibu, nanti kita kasih modalnya, nanti kita kasih untuk 50 orang pertama, selanjutnya kalau usahanya bagus kita kasih lagi tambahan modalnya," ucap Bobby.


Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Parjalihotan, Idasari, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat di desanya.


"Terima kasih pak Gubernur atas perhatiannya, semoga kami terus diberi perhatian seperti ini,” kata Ida.


Turut hadir mendampingi Gubernur, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Kepala Dinas PUPR Sumut Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, dan Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan.(torong)

  



Medan | Bandar Meriah  News - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hj. Sri Rezeki, A.Md., mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera menetapkan status siaga di seluruh lini instansi. Langkah ini dinilai mendesak guna mengantisipasi ancaman banjir akibat cuaca ekstrem serta dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung yang berpotensi masuk ke wilayah ibu kota Provinsi Sumatra Utara tersebut.


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa infrastruktur penanganan banjir dan program normalisasi drainase harus dioptimalkan secara maksimal. Hal ini berkaca pada tingginya intensitas hujan terus-menerus yang melanda Kota Medan belakangan ini. 


"Kita harus belajar dari musibah masa lalu yang nyaris menenggelamkan separuh wilayah Kota Medan. Kami meminta Pemko Medan memperkuat manajemen risiko bencana dan mempercepat pemetaan serta penanggulangan titik rawan banjir hingga ancaman pohon tumbang demi menjamin keselamatan warga," tegas Sri Rezeki, Kamis (03/09/2026).


Ia juga berharap anggaran besar yang dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dan drainase dapat memberikan dampak yang nyata di lapangan. Menurutnya, kesiapan sistem saluran air merupakan benteng utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman banjir musiman.


"Anggaran perbaikan infrastruktur dan perbaikan drainase diharapkan berdampak nyata bagi masyarakat sebagai benteng utama untuk mencegah banjir. Jangan sampai terulang kembali musibah banjir besar yang terjadi di kota ini," ujar legislator Dapil IV ini. 


Selain persoalan banjir, Sri juga menaruh perhatian serius terhadap dampak erupsi Gunung Sinabung. Meski jarak geografis cukup jauh, paparan polutan abu vulkanik dinilai tetap mengancam kesehatan warga Medan. 


Oleh karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kota Medan dan instansi terkait untuk bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga imunitas tubuh di tengah cuaca ekstrem yang fluktuatif, di mana perubahan cuaca dari panas terik pada siang hari dapat berubah menjadi hujan lebat pada sore atau malam hari.


"Kami meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan sebagai langkah perlindungan. Khusus untuk kelompok rentan seperti usia lanjut dan anak-anak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara memburuk," pungkasnya. (fit)



Medan | Bandar Meriah News
-  Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Binaka, Gunungsitoli, Nias. Pembukaan kembali rute tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang investasi di Kepulauan Nias.


Hal tersebut disampaikan Surya saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di ruang kerjanya, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (03/09/2026).


Surya mengatakan, akses transportasi udara menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong perkembangan suatu daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut ingin memastikan daerah-daerah yang masih tertinggal mendapatkan konektivitas yang lebih baik.


“Kalau bisa ada penerbangan Kualanamu-Nias. Kita ingin mengangkat daerah-daerah yang masih tertinggal. Salah satu indikatornya adalah bertambahnya penerbangan ke daerah tersebut,” kata Surya.


Menurutnya, Kepulauan Nias masih menghadapi sejumlah persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Pemprov Sumut menargetkan persoalan tersebut dapat ditekan melalui pembangunan yang lebih fokus dan merata.


“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.


Surya menilai keberadaan penerbangan langsung Kualanamu–Nias tidak hanya akan mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan menarik minat investor. Konektivitas udara yang semakin baik diyakini akan membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi daerah-daerah di Sumut.


“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.


Selain pembukaan kembali rute penerbangan, Surya juga meminta Garuda Indonesia turut membantu mempromosikan potensi Sumatera Utara melalui layanan penerbangan. Menurutnya, kekayaan kuliner dan seni budaya daerah masih dapat lebih maksimal diperkenalkan kepada para penumpang.


Surya mencontohkan, saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat dari Medan menuju Jakarta maupun Bali, penumpang dapat menemukan unsur budaya daerah lain melalui musik dan sajian makanan. Hal serupa diharapkan dapat dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat yang lebih luas.


“Kita ingin musik Batak dan musik khas daerah Sumatera Utara bisa lebih diperkenalkan. Begitu juga makanan daerah. Ini bisa menjadi bagian dari promosi produk daerah,” ujarnya.


Surya berharap kerja sama antara Pemprov Sumut dan Garuda Indonesia dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan konektivitas dan mempermudah mobilitas pemerintah daerah dalam menjalankan tugas ke berbagai wilayah.


Sementara itu, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan Pemprov Sumut. Garuda Indonesia, katanya, siap mendukung pengembangan konektivitas penerbangan dari Sumatera Utara.


Saat ini, Garuda Indonesia melayani tujuh penerbangan dari Medan. Sementara itu, Citilink juga melayani sejumlah rute dari Medan menuju berbagai daerah.


Namun, keterbatasan armada masih menjadi salah satu kendala dalam memperluas jaringan penerbangan. Dari sekitar 140 pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia, sebagian armada masih menjalani perawatan dan perbaikan.


“Masukan-masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi kami. Bersama tim, kami akan mencari solusi untuk pengembangan rute dan konektivitas dari Medan,” ujarnya.


Hadir  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumut Nubaiti Harahap, Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly, serta Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Dedi Arian Rizki Siregar.Strategic Management Office Expert for JKTDU Makiyah Rachmawati, General Manager Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih, serta jajaran Garuda Indonesia Medan.(torong)



Rabu, 02 September 2026

 



Karo | Bandar Meriah News
-  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan jalur alternatif Medan–Berastagi yang akan difokuskan untuk kendaraan wisata guna mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalur utama Jalan Jamin Ginting. Pembangunan dan penataan jalur tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027 dan rampung secara bertahap pada 2028–2029.


Rencana tersebut disampaikan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima audiensi pengurus Ikatan Cendekiawan Karo (ICK) di Mikie Holiday Resort and Hotel, Jalan Jamin Ginting Sempajaya, Kabupaten Karo, Rabu (02/09/2026).


Bobby mengatakan, pembangunan jalan tol Medan–Berastagi tetap didorong agar masuk dalam blueprint perencanaan nasional di Bappenas. Namun, karena pembangunan jalan tol membutuhkan waktu yang panjang, Pemprov Sumut mengambil langkah cepat dengan mengintervensi sejumlah ruas jalan existing milik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten di Deli Serdang serta Karo untuk dijadikan jalur alternatif khusus kendaraan wisata.


"Target maksimal pengerjaan intervensi fisik ini mulai berjalan pada 2027 hingga selesai pada 2028–2029. Jalur alternatif ini difokuskan untuk kendaraan wisata atau roda enam ke bawah. Sementara jalur logistik tetap kami arahkan melewati rute utama Jalan Jamin Ginting yang ada saat ini," ujar Bobby.


Selain pembangunan dan penataan jalan, Bobby menilai intervensi kawasan wisata juga perlu dilakukan secara masif, khususnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi dan Tugu Perjuangan Berastagi. Pemprov Sumut, kata dia, tidak akan membangun fasilitas komersial berskala besar seperti mal atau hotel, tetapi lebih memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar kawasan.


Pembenahan tersebut meliputi penerangan jalan, drainase, jalur pedestrian hingga ruang publik. Menurut Bobby, penataan kawasan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.


"Kami ingin intervensi kawasan ini memberikan dampak ekonomi (positive spillover) bagi masyarakat lokal, mirip seperti yang kami lakukan saat meremajakan kawasan Kota Lama Medan," tambah Bobby.


Intervensi tersebut juga telah diselaraskan dengan dokumen RPJMD Pemprov Sumut, khususnya dalam pengembangan kawasan wisata pegunungan yang mencakup Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBK-CK) Sumut Chandra Dalimunthe memaparkan pemetaan teknis sejumlah ruas yang akan diintervensi untuk mendukung jalur alternatif Medan–Berastagi.


Salah satunya melalui pelebaran jalur Medan–Namorambe–Sembahe. Dari kawasan Hairos/Simpang Poci di Jalan Jamin Ginting, kendaraan wisata nantinya diarahkan ke kiri menuju rute alternatif kabupaten dengan pelebaran jalan dari kondisi existing sekitar 4 meter menjadi 6–8 meter.


Jalur sepanjang 18 kilometer tersebut direncanakan beralih status menjadi Jalan Provinsi. Pelebaran ini diharapkan meningkatkan kapasitas sekaligus memperlancar pergerakan kendaraan wisata menuju Berastagi.


Selanjutnya, Pemprov Sumut merencanakan pembangunan overpass dan sudetan di wilayah Sembahe. Rencana tersebut mencakup pembangunan jalan baru sepanjang 330 meter dan overpass sepanjang 82 meter yang melintasi jalan nasional menuju kawasan Tandu Benua untuk memotong tanjakan dan mengurangi hambatan perjalanan.


Pemprov Sumut juga merancang pembangunan rest area berskala besar di kawasan Suka Nalu, pada rute sepanjang 14 kilometer menuju SMK Negeri Murni. Rest area tersebut akan dikembangkan dengan konsep terbuka dan diharapkan menjadi tempat persinggahan utama bagi wisatawan.


Penataan juga dilanjutkan melalui pembangunan trase baru sepanjang 3,8 kilometer dari Sibiru-biru yang akan menembus kawasan Pertamina/Simpang Ketaren. Dengan demikian, total panjang intervensi jalan penunjang dari Medan hingga kawasan tersebut diperkirakan mencapai 28 kilometer.


Perwakilan Ikatan Cendekiawan Karo, Prof Sukarya Sinulingga, menyambut positif rencana pembangunan dan pemetaan jalur alternatif tersebut. Menurutnya, skema tersebut berpotensi mengatasi sedikitnya 3–4 titik kemacetan parah yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari Karo menuju Medan.


"Kami mengucapkan terimakasih, atas nama masyarakat Karo kami sangat gembira dengan kabar ini. Tentunya kami akan terus mendukung pembangunan ini," ucap Sukarya Sinulingga.


Proses perancangan teknis dan penganggaran secara komprehensif akan segera dirumuskan Dinas BMBK-CK Sumut dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari tokoh dan akademisi Karo. Pengerjaan fisik direncanakan dimulai secara bertahap pada tahun anggaran mendatang.(torong)


  




Tebingtinggi | Bandar Meriah News
- Kota Tebing Tinggi berhasil mencatatkan kinerja positif dalam ketersediaan dan pemanfaatan jasa keuangan daerah. Berdasarkan penilaian Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Tahun 2025, Tebing Tinggi berhasil meraih kategori Unggul dengan skor 5,60.


Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Direktorat Jasa Keuangan OJK Sumatera Utara, Yusri, dalam audiensi kunjungan kerja dengan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, di Ruang Kerja Wali Kota, Gedung Balai Kota, Rabu (02/09/2026).


Yusri menyampaikan bahwa hasil survei PT Rise Indonesia menunjukkan tingkat akses inklusi keuangan masyarakat Kota Tebing Tinggi berjalan sangat baik. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tebing Tinggi.


"Akses inklusi keuangan masyarakat Tebing Tinggi mencapai 5,60 dan masuk kategori Unggul. Kami mengapresiasi kolaborasi, kerjasama yang telah terjalin. Ke depan, peran TPAKD perlu terus kita optimalkan agar proses dan kebutuhan akses keuangan masyarakat bisa kita link-kan semua," ujar Yusri.


Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyambut baik apresiasi tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada OJK serta seluruh pihak terkait atas pendampingan yang diberikan selama proses evaluasi. Menurut Wali Kota, akses keuangan tidak hanya sebatas ketersediaan layanan, tetapi juga mencakup pemahaman masyarakat dalam menggunakan produk keuangan secara bijak dan tepat.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan atas pelaksanaan dan pendampingan kegiatan survei akses keuangan daerah ini. Semoga audiensi dan pelaksanaan survei ini dapat menghasilkan informasi, rekomendasi, dan langkah-langkah strategis yang bermanfaat dalam memperkuat inklusi keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tebing Tinggi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” kata Wali Kota.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan OJK, Roni Ukurta Barus, menjelaskan bahwa penilaian IKAD disusun secara berkala melibatkan kolaborasi lintas kementerian/lembaga, seperti Kementerian PPN/Bappenas, Kemenko Perekonomian, Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), dan Kemendagri.


Roni memaparkan, sejumlah indikator utama yang menyokong predikat Unggul Kota Tebing Tinggi meliputi tingginya angka kepemilikan tabungan, pinjaman individu, polis asuransi, persebaran ATM, agen Laku Pandai, merchant QRIS, hingga rasio Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap PDRB.


"Meski demikian, ada catatan yang perlu ditingkatkan ke depan, yaitu pada indikator jumlah debitur serta nominal akumulasi pinjaman untuk sektor UMKM," jelas Roni.


Sementara itu, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas, Rosy Wediawaty, menekankan bahwa perluasan akses keuangan merupakan langkah awal, bukan tujuan akhir. Tantangan ke depan adalah memastikan masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara aman, produktif, dan berkelanjutan untuk peningkatan kesejahteraan.


“Dengan menjadikan IKAD sebagai instrumen pengukuran dan SASKAD sebagai sumber evidence lapangan, pemerintah daerah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mempercepat pencapaian target inklusi dan kesejahteraan keuangan masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Rosy.


Audiensi dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan plakat, dan foto bersama.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekdako Erwin Suheri Damanik, jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, serta tim teknis dari PT Rise Indonesia.(fit)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Tika Bimo Moernanda, menghadiri acara syukuran Hari Jadi Polwan ke-78 Polwan RI Tahun 2026, yang digelar di Aula Anindya Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1 Binjai, Rabu (02/09/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Waka Polres Binjai, Wakil Ketua Bhayangkari, para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, para Kapolsek jajaran, seluruh personel Polwan serta Purnawirawan Polwan Polres Binjai.


Mengawali acara, Ketua Panitia AKP Siti Asiyah, M.Pd., menyampaikan laporan kepada Kapolres Binjai terkait rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-78.


Sementara itu, Pakor Polwan Polres Binjai KOMPOL Armawati, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya karakter Polwan yang tetap mengedepankan kelembutan hati, namun mampu bersikap tegas dalam menjalankan tugas.

“Polwan harus mampu melaksanakan tugas dengan tegas dan jujur, tetap humanis serta profesional sesuai dengan fungsi masing-masing,” ujarnya.


Dalam sambutannya, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan bahwa sejarah telah mencatat perempuan memiliki ruang dan peran yang sama besarnya dalam menjaga serta mengabdi kepada Ibu Pertiwi.

Menurutnya, momentum Hari Jadi Polwan ke-78 harus menjadi pengingat bagi seluruh Polwan untuk terus meningkatkan dedikasi, profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan tema One Police Woman, Extraordinary Impact atau Satu Polisi Wanita, Dampak yang Luar Biasa, saya berharap seluruh Polwan Polres Binjai terus memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi institusi Polri maupun masyarakat,” tegas Kapolres.


Kapolres juga mengajak seluruh Polwan untuk senantiasa menjaga integritas, bekerja secara profesional serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Selamat Hari Jadi Polwan ke-78 Polwan RI Tahun 2026. Tetaplah berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat,” ucap AKBP R. Bimo Moernanda.


Suasana syukuran semakin bermakna saat Kapolres Binjai bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai Ny. Tika Bimo Moernanda melakukan pemotongan nasi tumpeng. Potongan nasi tumpeng tersebut kemudian diberikan kepada personel Polwan tertua, AKP Tri Evo Yulisti, yang telah mengabdikan diri selama 35 tahun di institusi Polri.

Selain itu, penghargaan simbolis juga diberikan kepada Polwan termuda, BRIPTU Santa Maria, S.H., yang telah mengabdikan diri selama 6 tahun.


Momen tersebut menjadi simbol kesinambungan pengabdian Polwan, dari generasi senior yang sarat pengalaman hingga generasi muda yang akan meneruskan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Melalui peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 ini, Kapolres Binjai berharap seluruh Polwan semakin solid, profesional dan mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis serta memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Kota Binjai.(Humasresbinjai/torong)

 



 Medan| Bandar Meriah News - Keberadaan proyek angkutan Bus Rapid Transit (BRT) trayek Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang) di Kota Medan yang dinilai akan menjadi beban Pemko Medan karena harus menanggung biaya operasional cukup besar terus menuai kritik. Kali ini dari anggota Komisi IV DPRD Medan Lailatul Badri menyoroti dan mendorong Wali Kota Medan Rico Waas melakukan upaya agar dapat miminimalisir beban APBD Pemko Medan nantinya.

Upaya yang akan dilakukan Wali Kota menurut Lailatul Badri asal politisi PKB itu kepada media PosRoha.com, Rabu (02/09/2026) dinilai sangat berarti. Sehingga antinya biaya operasinal BRT tidak hanya ditanggung Pemko Medan melainkan adanya kolaborasi yang saling mempertimbangkan kemampuan.

"Kami di DPRD Medan mendorong bahkan mendukung penuh langkah Wali Kota Medan minta kolaborasi ke Kementerian Perhubungan Darat di Jakarta terkait pembiayaan biaya operasional dan pemeliharaan BRT ke depannya," sebut Lailatul Badri yang akrab disapa Lela itu.

"Setelah dilakukan perkiraan, nantinya APBD Pemko akan terkuras sekitar Rp 500 Miliar setiap tahunnya untuk biaya operasional BRT. Ini kan patut disikapi secara serius," ujar Lela.

Untuk itu tambah Lela, Dianya mendukung Wali Kota Medan yang sedang mengupayakan minta kolaborasi terkait dana pemeliharaan dan operasioanl dari Kementerian. "Atau apa solusi lain yang tidak akan membebani APBD Pemko Medan. Karena nantinya dipastikan menggangu anggaran belanja di Pemko Medan" sebutnya.(fit)

Selasa, 01 September 2026

 


Karo | Bandar Meriah News -
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution kunjungi lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Desa Sukatepu, Kabupaten Karo, Selasa (01/09/2026) sore.


Kunjungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat.


Menurut Bobby Nasution, evakuasi warga menjadi prioritas utama pemerintah, terutama masyarakat yang berada di wilayah dengan radius berbahaya berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.


Menurutnya, terdapat dua desa yang menjadi perhatian utama untuk dilakukan evakuasi. Salah satunya Desa Kuta Tengah, yang sebagian warganya kini telah berada di lokasi pengungsian.


“Yang paling utama kan mengevakuasi warga. Tadi disampaikan dari Badan Geologi, ada dua desa yang paling diutamakan, yang sangat masuk radius kalau terjadi erupsi. Salah satunya Desa Kuta Tengah,” ujar Bobby Nasution.


Dimana, sekitar 280 warga Desa Kuta Tengah telah berada di tempat pengungsian. Sehingga, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan fasilitas dasar seperti tempat tidur, air bersih, toilet hingga makanan tersedia dengan baik.


“Kita pastikan yang di sini fasilitasnya dulu. Kita tidak ingin masyarakat yang mengungsi merasa tidak nyaman, kemudian tiba-tiba langsung kembali ke rumah,” sambung Bobby.


Menurutnya, pihaknya juga menanggapi keluhan warga yang mengaku sempat menunggu beberapa jam setelah meninggalkan rumah tanpa mendapatkan makanan maupun minuman.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menyuplai kebutuhan para pengungsi, termasuk makanan dan air bersih. “Kami dari provinsi datang ke sini bukan mau hanya lihat-lihat. Apa yang dibutuhkan silakan sampaikan, kami akan support. Makanan sudah kami siapkan, air bersih juga kami bawa,” beber Bobby.


Kondisi pengungsi kali ini berbeda dengan korban bencana yang rumahnya telah hancur. Sebagian warga yang mengungsi masih memiliki rumah, sehingga potensi untuk kembali ke kediaman masing-masing cukup tinggi. "Karena itu, pemerintah harus memastikan kebutuhan pokok selama berada di pengungsian tetap terpenuhi. Tidak bisa senyaman di rumah sendiri, tapi jangan kebutuhan pokoknya ketika mereka pindah ke tempat pengungsian justru hilang total. Seperti makan, tempat tidur dan tempat istirahat,” jelas Bobby.


Selain kebutuhan pangan dan air bersih, Pemprov Sumut juga menyiapkan sarana transportasi bagi anak-anak pengungsi untuk bersekolah. “Tadi ada permintaan bus ataupun pengangkutan anak-anak untuk sekolah, kami juga akan siapkan,” kata Bobby.


Terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung, Bobby Afif Nasution menyebut status gunung tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus mengevaluasi kondisi aktivitas vulkanik. "Jika erupsi menurun, status dapat diturunkan menjadi level II atau waspada sehingga masyarakat berpotensi diperbolehkan kembali ke rumah dengan tetap dalam pemantauan. Mungkin masyarakat sudah boleh kembali, tapi tetap dalam perhatian,” ujar Bobby.


Sebaliknya, jika aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat, pemerintah telah menyiapkan langkah evakuasi lanjutan, termasuk memperluas radius wilayah yang harus dikosongkan. “Kita juga sudah evaluasi langkah-langkah yang harus dilakukan, radius berapa saja yang bertambah dan siapa saja yang harus mengungsi," sebut Bobby.


Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat erupsi, pemerintah juga telah menyiagakan posko kesehatan beserta kendaraan pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.


Bobby Nasution mengatakan, jika kondisi darurat masih berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan, Pemprov Sumut akan mengerahkan bus layanan kesehatan yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan medis hingga tindakan operasi ringan.


“Kalau memang satu-dua hari ini masih diperlukan, kita kirim bus layanan kita. Bus layanan itu bisa melaksanakan sampai dengan operasi ringan,” ujarnya.


Terkait dampak langsung erupsi terhadap bangunan maupun rumah warga, Bobby menyebut hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan.


“Mudah-mudahan tidak ada. Sejauh ini belum ada yang terdampak secara langsung, artinya kerugian atau kerusakan bangunan belum ada,” katanya.


Sementara untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, pembagian masker telah dilakukan sejak erupsi pertama terjadi. “Kejadian pertama pukul 10.17, siang harinya kita langsung bagikan masker. Baik dari provinsi, kabupaten, TNI, Polri, semuanya membagikan masker. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi penyakit berat,” jelas Bobby.


Bobby mengatakan pemerintah belum menghitung dampak ekonomi akibat erupsi karena fokus utama saat ini adalah keselamatan masyarakat.


Termasuk keputusan menutup kawasan wisata di sekitar Gunung Sinabung untuk mencegah wisatawan memasuki zona berbahaya. “Dampak ekonominya pasti ada. Wisata kita minta ditutup, tidak boleh ada wisatawan masuk ke sekitar area gunung. 


Untuk ketersediaan kebutuhan pangan dan logistik bagi para pengungsi, Bobby memastikan stok dalam kondisi aman.“Stok logistik aman,” tutup Bobby Afif Nasution mengakhiri. (torong)

Diberdayakan oleh Blogger.